Ilustrasi perlawanan korban pencabulan. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Oknum Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Tobelo, Halmahera Utara, Maluku Utara, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap empat anak di bawah umur.
Tindakan tidak terpuji itu dilakukan sejak bulan September 2021. Korban bahkan diacam oknum Kades. Aksi oknum ini terbongkar ketika korban memberanikan diri melaporkan ke Polres Halmahera Utara.
Kasat Reskrim Polres Halmahera Utara Iptu Elvin Septiawan Akbar ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut.
“Betul, laporannya baru masuk tadi sore,” jelas Elvin. Senin (08/11).
Elvin menambahkan, dalam laporan yang pihaknya terima dari keterangan salah satu korban, oknum Kades membujuk korban untuk ikut dengannya menggunakan kendaraan roda dua, di Kawasan Pemerintahan Kantor Bupati Halmahera Utara.
“Dalam laporan tersebut intinya oknum kades bujuk korban untuk main (melakukan aksi bejatnya) menggunakan sepeda motor di kawasan pemerintahan kantor Bupati,” katanya.
Elvin bilang, karena saat itu korban berencana untuk belajar membawa sepeda motor. Bahkan oknum Kades bersedia untuk mengajarinya.
“Karena mereka berencana untuk belajar naik motor, diajarkan oleh oknum kades tersebut,” tambahnya.
Kasat Reskrim Polres Halmahera Barat ini menambahkan, saat korban belajar membawa kendaraan roda dua ini, oknum Kades langsung melakukan tindakan pelecehan, setelah itu oknum Kades berikan uang kepada korban.
“Saat korban belajar naik motor itu baru ada tindakan pelecehan dari oknum kades, setelah itu korban diberi uang Rp5.000,” pungkasnya.
Sekretaris Daerah Pulau Taliabu, Maluku Utara, Salim Ganiru berkesempatan menjadi narasumber utama dalam program talkshow…
Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Maluku Utara resmi melakukan kunjungan ke Polda dalam…
Wakil Bupati Halamhera Utara (Halut), Kasman Hi Ahmad, melakukan inspeksi mendadak ke Kantor Perusahaan Daerah…
Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Morotai, Maluku Utara, resmi menggelar pelepasan Jemaah Calon Haji (JCH) tahun…
Kebijakan parkir tepi jalan di pusat perkotaan Ternate, Maluku Utara menuai kritik. Penataan parkir tersebut…
Polisi memastikan terdapat banyak pihak yang akan menjadi tersangka dalam kasus aktivitas pertambangan emas ilegal…