Abdul Rauf Tariwi, Direktur PDAM Pulau Morotai. Foto: Aswan Kharie/cermat
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pulau Morotai, Maluku Utara, menargetkan penyelesaian perbaikan layanan air bersih di 25 desa yang berada di Kecamatan Morotai Selatan dalam waktu satu bulan.
Langkah ini merupakan bagian dari program peningkatan akses air bersih bagi masyarakat Pulau Morotai.
Abdul Rauf Tariwi, Direktur Utama PDAM Pulau Morotai menjelaskan bahwa saat ini sudah delapan desa yang mengalami perbaikan total, yakni Desa Muhajirin, Pandanga, Juanga, Dehegila, Darpan, Gotalamo, Yayasan, Darame, dan Wawama.
“Delapan titik itu sudah diperbaiki secara total. Sehingga air bersih bisa dinikmati secara menyeluruh di desa-desa tersebut. Fokus kita saat ini adalah menyelesaikan seluruh desa di Morotai Selatan yang totalnya berjumlah 25 desa,” ungkapnya, Rabu, 9 April 2025.
Ia bilang, Morotai Selatan menjadi prioritas awal karena jumlah penduduk yang padat dan kebutuhan air bersih yang tinggi.
Setelah wilayah ini selesai, kata dia, PDAM akan melanjutkan perbaikan ke wilayah lain seperti Morotai Timur, Utara, Jaya, Selatan Barat, dan Pulau Rao.
“Kita targetkan Morotai Selatan bisa selesai dalam waktu satu bulan, baru kemudian kita geser ke wilayah lainnya,” ujarnya.
Ia berharap dukungan dari masyarakat agar proses perbaikan berjalan lancar dan hasilnya bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Pemerataan akses air bersih disebut sebagai prioritas utama PDAM Morotai tahun ini.
Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…
Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…
Pemerintah Kota Ternate mengusulkan Perubahan APBD 2026 dengan total pendapatan daerah sebesar Rp988,83 miliar, naik…
Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…