News

Pemdes Dehegila Morotai Alokasikan 18 Juta Setiap Tahun untuk Posyandu

Pemerintah Desa (Pemdes) Dehegila, Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai, Maluku Utara mengalokasikan anggaran rutin untuk kegiatan posyandu Rp18 juta per tahun yang bersumber dari dana desa. Hal itu dilakukan sebagai komitmen dalam memperkuat pelayanan masyarakat.

Sahbudin Surabi, Kepala Desa Dehegila, menjelaskan bahwa anggaran tersebut disalurkan secara bulanan untuk mendukung dua titik posyandu yang melayani warga di wilayah desa.

“Anggaran untuk posyandu dalam setahun itu Rp18 juta, karena per bulan Rp1.500.000,” ujarnya saat ditemui di kantor desa, Rabu, 26 Desember 2025.

Ia bilang, pembagian anggaran tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dan cakupan pelayanan kesehatan di masing-masing wilayah, agar program kesehatan dasar berjalan optimal.

“Karena disini ada anak desa, jadi untuk posyandu di desa induk Dehegila itu diberikan Rp1 juta, sementara untuk posyandu di SP4 sebagai anak desa itu diberikan Rp.500 rib. Karena total perbulannya itu Rp1.500.000,” jelasnya.

Sementara itu, Bidan Desa Dehegila, Fazath Azizah, mengatakan dukungan anggaran tersebut sangat membantu kelancaran layanan kesehatan dasar.

“Ia, karena tiap bulan ada dari desa sebesar Rp1.500.000 untuk posyandu rutin,” ujarnya

Dengan dukungan dana tersebut, kata Fazath, posyandu dapat melaksanakan berbagai layanan rutin seperti pelayanan ibu hamil, penimbangan bayi dan balita, posyandu remaja, pemeriksaan penyakit tidak menular, dan pemeriksaan lansia.

“Kami tetap menjalankan semua layanan, dari ibu hamil sampai lansia, termasuk pemantauan rutin bagi bayi balita,” jelasnya

Menurutnya, dukungan anggaran juga menguatkan program posyandu remaja yang setiap bulan melakukan pendampingan untuk memastikan pola hidup sehat usia 10-18 tahun.

“Kami dan aparat desa juga menerapkan aturan jam malam pukul 21.00 WIT, bagi remaja agar tidak berkumpul diluar rumah pada malam hari,” katanya.

redaksi

Recent Posts

Sherly Tjoanda Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca di Wilayah Maluku Utara

Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara memutuskan perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga 12 September sebab,…

6 jam ago

347 Hektare Lahan Terbakar di Morotai, Damkar Akui Kekurangan Armada

Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Pulau Morotai, Maluku Utara, mencatat…

8 jam ago

Nama Kompol Haris Dicatut OTK, Diduga untuk Minta Keuntungan

Nama Kompol Haris Ahmad Basuki, yang masuk dalam mutasi untuk menduduki jabatan baru sebagai Kasubdit…

10 jam ago

Pemdes Ngele-ngele Besar Dorong Kelapa Bido Jadi Potensi Pengembangan Ekonomi Lokal

Desa Ngele-Ngele Besar, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Pulau Morotai, Maluku Utara tidak hanya mengandalkan potensi…

16 jam ago

Urgensi Spam IKK Ibu Selatan: Mewujudkan Hak Atas Air Bersih di Halmahera Barat

Oleh : Hasrillah Tari Ketua Komisi Riset dan Pengembangan Kerukunan Keluarga Gamkonora Provinsi Maluku Utara…

16 jam ago

Matangkan UPTD PPA, DP3A Taliabu Sesuaikan Struktur SDM

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara tengah mengebut pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)…

16 jam ago