H. Musanif Sibua, Kabusag TU yang juga merangkap sebagai Plt. Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Morotai. Foto: Aswan Kharie/cermat.
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pulau Morotai, Maluku Utara, menyatakan masih menunggu keputusan resmi pemerintah pusat (pempus) terkait penetapan awal Ramadan dan Syawal 1447 Hijriah melalui sidang isbat.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh H. Musanif Sibua, Kepala Sub Bagian Tata Usaha yang juga merangkap sebagai Plt Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Morotai.
“Terkait satu Ramadan dan satu Syawal, kami menunggu Kementerian Agama melalui sidang isbat untuk menentukan satu Ramadan dan satu Syawal 1447 H yang jatuh pada tanggal berapa,” kata dia saat ditemui di ruangan kerjanya, Kamis, 22 Januari 2026.
Menurutnya, keputusan penetapan awal bulan Hijriah merupakan kewenangan Kementerian Agama Republik Indonesia dan berlaku secara nasional.
“Jika Kementerian Agama pusat sudah menetapkan, maka seluruh kabupaten dan kota akan mengikuti keputusan yang telah diputuskan oleh Kementrian Agama,” ujarnya.
Ia bilang, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk menetapkan sendiri awal Ramadab maupun Syawal karena penetapannya harus dilakukan secara terpusat.
“Karena kita tidak bisa memutuskan masing-masing kabupaten kapan satu Ramadan 1447 H itu jatuh. Kita tetap menunggu keputusan Mentri Agama pusat,” jelasnya.
Seluruh jajaran Kemenag di daerah akan mengikuti hasil sidang isbat sebagai dasar penetapan awal puasa dan Hari Raya Idulfitri.
“Keputusan Kementrian Agama melalui sidang isbat menjadi acuan. Kami setiap kabupaten dan kota tetap menunggu putusan resmi baik untuk 1 Famadan dan 1 Syawal,” tutupnya.
Graal Taliawo, anggota DPD RI Dapil Maluku Utara menjembatani Badan Pengurus Pusat (BPP) dan Panitia…
Anggota DPRD Pulau Morotai Partai Hanura, M. Johor Boleu, menyoroti pengelolaan sewa alat berat milik…
Polres Pulau Taliabu, Maluku Utara, tengah menangani satu kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang…
Warga Rela Antri di SPBU Demi Mendapatkan BBM Kurang lebih dua minggu di Pulau Taliabu,…
Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara kembali memeriksa mantan Ketua Komite Olahraga…
Festival Ternate Menulis (TEMU) 2026 akan dilaksanakan pada 10-12 Desember 2026 di kawasan Benteng Oranje,…