Ketua DPRD Kota Ternate, Muhajirin Bailussy. Foto: Nurkholis Lamaau/cermat
Ketua DPRD Kota Ternate, Muhajirin Bailussy, menyebut penyesuaian anggaran lingkup Pemerintah Kota Ternate sebesar Rp 30 miliar, dapat mengganggu proses pembangunan di tahun ini.
“Pembangunan akan terhambat. Jadi nanti kita sepakati bersama, mode rincian format dalam penyesuaian anggaran seperti apa,” ucap Muhajirin, kepada cermat, Rabu (6/4).
Ia mengaku akan melihat kepastian dari Pemkot Ternate, bahwa sejauh mana prosedure dalam penyesuaian anggaran tersebut.
Karena secara mekanisme dan kelembagaan, Wali Kota Ternate harus berkonsultasi ke DPRD.
“Paling tidak dalam bentuk rapat bersama, kemudian menyampaikan kondisi keuangan saat ini,” paparnya.
Saat ini, sambung Muhajirin, APBD tahun 2022 sudah disepakati melalui rapat paripurna.
“Jadi kami butuh presentasi formal dari wali kota atas tujuan penyesuaian anggaran tersebut,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara, menghadirkan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Biosolar…
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku Utara menonaktifkan Julkifli…
Kepolisian Resor (Polres) Pulau Morotai, Maluku Utara, memanggil Ketua DPRD Muhammad Rizky dan anggota DPRD…
Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., memberikan materi kuliah umum mengenai budaya…
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Maluku Utara kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja di…
Pemerintah Kota Ternate melalui kolaborsi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Dinas Ketahanan Pangan akan…