600 Liter BBM Minyak Tanah yang diamankan. Foto: Istimewa
Polda Maluku Utara berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 600 liter BBM subsidi jenis minyak tanah yang dibawa dari Kota Ternate dengan tujuan Halmahera Tengah.
600 liter minyak tanah itu diangkut menggunakan satu unit mobil box tertutup rapi dan berhasil lolos naik ke Kapal Ferry, setibanya di Pelabuhan Ferry Sofifi, tim Subdit Tipidter langsung mengamankan saat melakukan operasi.
Pengungkapan ini dilakukan Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Malut saat operasi penindakan distribusi ilegal BBM bersubsidi. Minyak tanah itu diduga keluar dari jalur distribusi resmi dan rencananya dialihkan ke kawasan perusahaan tambang di Halmahera Tengah.
Satu unit mobil box tertutup rapi yang digunakan untuk mengangkut minyak tanah subsidi agar tidak terdeteksi. Kendaraan itu bertolak dari Pelabuhan Feri Bastiong menuju Sofifi sebelum melanjutkan perjalanan ke Halteng.
Sebanyak 600 liter minyak tanah beserta mobil pengangkut diamankan sebagai barang bukti. Para terduga pelaku juga ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kombes Pol Edy Wahyu Susilo melalui Kasubdit Tipidter Kompol Agus Supriadi, menegaskan komitmen kepolisian memberantas penyalahgunaan BBM bersubsidi.
“BBM subsidi diperuntukkan bagi masyarakat kecil dan sektor tertentu, bukan untuk kepentingan industri besar. Kami akan memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku,” jelas Agus. 5 Desember 2025.
Agus menambahkan, kini penyidik masih melakukan pengembangan untuk menelusuri jaringan distribusi ilegal dan kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk oknum perusahaan.
”Kasus ini menjadi peringatan keras bagi pelaku usaha agar tidak menyalahgunakan fasilitas negara yang semestinya untuk kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya.
Tim penyidik Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Tengah terus mendalami kasus dugaan…
Kenaikan harga BBM non-subsidi yang diberlakukan pemerintah pusat mulai dirasakan masyarakat di Pulau Morotai, Maluku…
Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang menyeret oknum Kepala Desa Woekob, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten…
Pemerintah Kota Ternate meluncurkan Program Nexus Gamalama sebagai upaya memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap risiko bencana…
Tim Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate mulai melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan…
Polemik alokasi anggaran jaringan kanal senilai Rp40,8 miliar di Kabupaten Halmahera Timurl menjadi perhatian publik.…