Kapolda Maluku Utara saat pantau jalannya Pasar Murah. Foto: Samsul L
Polda Maluku Utara bersama jajaran Polres serentak menggelar pasar murah sebagai upaya mendukung ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga komoditas di wilayah Moloku Kieraha. Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Bulog Provinsi Maluku Utara dan berlangsung pada Kamis, 14 Agustus 2025.
Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Waris Agono mengatakan, pasar murah ini dilaksanakan mulai dari tingkat Polda hingga Polsek di seluruh jajaran.
“Pasar murah di Maluku Utara sudah memasuki hari keempat, dimulai sejak Senin lalu. Kami menargetkan penjualan sekitar 33 ton beras dalam waktu satu minggu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, beras yang dijual kepada masyarakat merupakan beras merek SPHP dari Bulog, dengan kemasan 5 kilogram yang dijual seharga Rp 58 ribu per sak.
“Hingga saat ini, pasar murah sudah terselenggara di sembilan Polres jajaran. Sementara untuk Polres Pulau Taliabu belum terlaksana karena pengiriman beras masih dalam perjalanan,” tambah Waris.
Menurutnya, pengiriman ke Pulau Taliabu membutuhkan waktu dua hari menggunakan kapal laut. “Beras sudah kami kirim, dan diharapkan penjualan bisa dimulai besok,” tuturnya.
Irjen Waris bilang, pasar murah ini merupakan bagian dari target nasional yang menargetkan penyaluran 1,2 hingga 1,5 juta ton beras hingga akhir tahun 2025.
“Selain beras, pasar murah ini juga menyediakan minyak goreng dan gula pasir,” pungkasnya.
Aktivis Pulau Taliabu, Maluku Utara, Sudarlin Untung, mendesak polres wilayah setempat segera menangkap kontraktor pembangunan…
Pemerintah Desa Paratina, Kecamatan Sulabesi Barat, Kepulauan Sula, Maluku Utara, resmi menggelar Musyawarah Dusun (Musdus)…
Hujan deras yang mengguyur wilayah Maluku Utara beberapa waktu lalu memicu bencana banjir yang merusak…
Catatan Redaksi: Bunuh diri bukan jalan keluar persoalan kehidupan, segera cari pertolongan atau klik www.healing119.id.…
Komisi III DPRD Kota Ternate, Maluku Utara, resmi menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama sejumlah Organisasi…
Langkah strategis diambil oleh para akademisi dan intelektual asal Kabupaten Halmahera Timur. Melalui rapat virtual…