News

Polisi: Banyak Pihak Akan Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal di Halsel

Polisi memastikan terdapat banyak pihak yang akan menjadi tersangka dalam kasus aktivitas pertambangan emas ilegal di Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Sebelumnya, Polres setempat memberhentikan dua lokasi berbeda yang menjadi tempat penambangan ilegal. Dua lokasi itu yakni Desa Anggai dan Desa Manatahan di Pulau Obi. Kemudian di wilayah Pertambangan Kusubibi.

Dua lokasi pertambangan ini telah dipasang garis polisi atau polisi line lantaran aktivitas penambangan ini ditemukan merusak lingkungan dengan memakai bahan kimia.

Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan melalui Kasat Reskrim IPTU Gian C Jumario membenarkan ada banyak pihak yang akan menjadi tersangka.

“Aktivitas sudah off, proses penyelidikan dan penyidikan. Banyak orang yang akan jadi tersangka jadi masih berproses,” jelas IPTU Gian kepada cermat, Rabu, 7 Mei 2025.

Gian menambahkan, nama-nama dari para calon tersangka itu telah dikantongi pihaknya, mereka diduga terlibat. Sementara untuk jumlah pastinya akan diumumkan dalam pres release di Mapolres.

“Banyak. Angka pastinya nanti dalam pres reliease, karena sekarang masih dalam proses,” kata dia.

Perwira dua balok ini bilang, aktivitas pertambangan di Pulau Obi itu proses kasusnya sudah di tahap penyidikan, sementara di Desa Kusubibi masih dalam tahap penyelidikan.

“Yang di Pulau Obi kan, kita tangani duluan jadi sudah tahap Penyidikan, sementara di Kusubibi dari belakang jadi masih dalam tahap penyelidikan. Banyak yang terlibat,” pungkansya.

redaksi

Recent Posts

Pilkades di Pulau Taliabu Awal Desember, Pemkab Siapkan Rp2,5 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…

9 jam ago

BPN akan Lakukan Pengukuran Lahan Bandara Bobong

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…

9 jam ago

APBD Perubahan Ternate Tembus Rp988,83 Miliar

Pemerintah Kota Ternate mengusulkan Perubahan APBD 2026 dengan total pendapatan daerah sebesar Rp988,83 miliar, naik…

11 jam ago

Polisi: Tidak Ada Peluru Tajam di Aksi Protes Warga Banemo, Halteng

Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…

1 hari ago

Kapolda Malut Minta Masyarakat Tak Terprovokasi soal Pengamanan Warga di Banemo

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman meminta masyarakat tidak terprovokasi menyusul pengamanan sejumlah warga…

1 hari ago

Dishub Klaim Perbaikan 75 Titik PJU di Ternate Rampung Akhir 2026

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate memperbaiki 75 titik penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami gangguan…

1 hari ago