News

Polisi Sita 4.650 Liter BBM diduga Ilegal di Halmahera Selatan

Polisi di Polsek Gane Timur, Halmahera Selatan, Maluku Utara, akhirnya menyita 4.650 liter BBM jenis pertamaks di Gedung Penampungan milik Arby di Desa Foya.

Penyitaan tersebut karena lokasi penampungan BBM itu tidak memiliki dokumen atau izin.

Informasi yang didapat, penimbunan BBM di lokasi itu sudah berlangsung selama 4 bulan hingga kini. Hal itu diakui Arby, pemilik BBM ilegal itu, saat diwawancara. “Kalau izin, saya belum miliki,” kata Arby.

Arby bilang, BBM jenis pertamaks tesebut didapat dari SPBU Kompak di Desa Maffa, yang diantar menggunakan mobil tengki merah putih sebanyak 5.000 liter pada Selasa, 2 Mei 2023. Hanya saja sebanyak 350 liter telah terjual. “BBM ini saya beli di SPBU Maffa dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET),” Jelas Arby.

Sementara, pemilik SPBU di Desa Maffa Kecamatan Gane Timur, Nasri Abubakar, ketika dikonfirmasi cermat melalui aplikasi WhatsApp, terkait dengan pengangkutan BBM jenis pertamax dengan menggunakan mobil tengki merah putih miliknya yang ditimbun secara ilegal di Desa Foya Kecamatan Gane Timur, namun Nasri yang juga bendahara umum ini, belum memberikan penjelasan sebelum melakukan pengecekan. “Saya sementara di Jakarta, nanti saya cek dulu,” singkat Nasri.

saat ini Arby, telah diperiksa oleh penyidik Polsek Gane Timur, setelah barang bukti diamankan. Hal ini diakui Kapolsek Gane Timur, Ipda Muhammad Hadi, saat dikonfirmasi cermat. Hadi bilang, pemilik BBM jenis Pertamaks telah diperiksa, jika terbukti  melanggar sesuai dengan Undang-undang yang berlaku maka pelaku ditahan.

“Pemilik sudah kita periksa, apa saja yang dilanggar akan kita sampaikan perkembangannya, yang pasti jika terbukti akan kita tahan,” kata Hadi.

Selain pemilik, Kapolsek juga akan memanggil pihak SPBU Kompak untuk dimintai keterangan terkait dengan penyaluran BBM kepada penimbun yang tidak miliki dokumen. “Pihak SPBU Kompak, secepatnya akan kita panggil,” jelas Hadi.


Safri Noh

redaksi

Recent Posts

KNPI Taliabu Desak Pemda dan DPRD Prioritaskan Penyelesaian Jalan Nggele–Langganu

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mendesak pemerintah daerah bersama DPRD…

5 jam ago

Graal: Persistensi DPD RI atas RUU Daerah Kepulauan Berbuah Manis

Persistensi DPD RI atas Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan memasuki lembaran baru. Pada Kamis, 25…

2 hari ago

Jaksa Jerat Aliong Mus dengan Pasal Berlapis dalam Kasus ISDA Taliabu

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara menjerat mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, dengan pasal berlapis…

2 hari ago

Beragam Kegiatan Digelar Polres Taliabu Sambut HUT Bhayangkara ke-80

Polres Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar serangkaian kegiatan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara…

2 hari ago

Diperiksa sebagai Tersangka Kasus ISDA Taliabu, Jaksa Tahan Eks Bupati Aliong Mus

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara resmi menahan mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, usai menjalani…

2 hari ago

Buntut Piton Raksasa Teror Warga, Pemkab Taliabu Akan Gandeng BRIN Susun Sistem Mitigasi

Fenomena kemunculan ular piton raksasa di kawasan permukiman hingga menyerang warga saat berangkat ke kebun…

3 hari ago