3 pelaku saat dititipkan di Rutan Ternate. Foto: Istimewa
Anggota Jatanras Ditreskrimum Polda Maluku Utara meringkus 3 orang pemuda pelaku tindak pidana pencurian di beberapa tempat di wilayah Kota Ternate.
3 pelaku ini masing-masing dengan inisial KAH (24), AY (21), dan MB (20). Ketiganya melakukan pencurian di tiga tempat kejadian perkara (TKP), di antaranya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Rumah Sakit Tentara (RST), dan salah satu Kos-kosan di Mangga Dua.
Ketika salah satu korban membuat laporan di Ditreskrimum atas kehilangan handphone, anggota Jatanras langsung melakukan penyelidikan. Dan hanya butuh 1×24 jam pasca laporan diterima, para pelaku langsung diringkus di 3 tempat, yakni di Ternate, Ibu Kota Sofifi, dan di Tobelo.
Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Bambang Suharyono mengatakan, modus operandi dari para tersangka ini, khususnya di 2 Rumah Sakit, mereka berpura-pura menjadi keluarga pasien yang sedang rawat inap. Kemudian langsung melakukan aksi pencurian.
“Dari informasi, tim penyidik Jatanras dan Polres Ternate langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan 3 pelaku di 3 tempat,” jelas Bambang, Kamis, 22 Agustus 2024.
Bambang menambahkan, dari hasil pemeriksaan terhadap para tersangka, mereka mengakui telah melakukan aksi pencurian berupa 16 unit handphone berbagai merk. Kini telah diamankan untuk dijadikan barang bukti.
“Pengakuan para tersangka, handphone sebagian dijual ke beberapa tempat dan sebagian handphone digunakan,” katanya.
Bambang bilang, para pelaku telah melanggar Pasal 363 ayat (1) 3e KUHPidana dengan hukuman penjara selama tujuh tahun, kemudian melanggar Pasal 362 KUHPidana.
“Dengan hukuman penjara selama 5 tahun atau denda sebanyak-banyaknya Rp 900, dan melanggar Pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHPidana,” pungkasnya.
—–
Penulis: Samsul L
Editor: Ghalim Umabaihi
Kawasan wisata Pantai Sulamadaha, Kota Ternate, resmi menjadi Kawasan Siap QRIS. Bank Indonesia (BI) Maluku…
Partai Gerindra menyatakan mematuhi keputusan badan kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate terkait pemberhentian Nurjaya Hi…
Jaksa Agung RI ST Burhanuddin resmi melantik Roberthus Melchisedek Tacoy sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara mengklaim angka kemiskinan pada Maret 2026 sebesar 5,59 persen mengalami…
Sengketa lahan di kawasan lingkar Bandara Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai, Maluku Utara…
Putusan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate yang menyatakan Nurjaya Hi Ibrahim melanggar kode etik…