News

Protes Izin Karcis Wisata Dipersulit, Warga Mamuya di Halut Boikot Jalan

Warga Desa Mamuya di Halmahera Utara, Maluku Utara memblokade akses jalan utama rute Galela-Tobelo. Aksi ini dilakukan atas protes warga terhadap izin penagihan karcis wisata Pemandian Air Panas di desa setempat.

Warga menilai Dinas Pariwisata Halmahera Utara mempersulit izin karcis yang akan dikelola Panitia Salat Idhul Adha 1445 H/2024 M, di wilayah Kecamatan Galela.

Massa memblokade ruas jalan menggunakan balok kayu, membakar ban bekas, dan menulis di spanduk “Kembalikan hak pengelolaan aset Desa Air Panas Mamuya”.

Isra Haruna, salah satu Pemuda Desa Mamuya dan juga mantan Ketua Panitia Salat Idul Adha1439 H/2022 mengatakan, Dinas Pariwisata wajib memberikan izin ke pihak panitia untuk menggalang dana tersebut.

“Panitia berkonsultasi dengan Dinas Pariwisata lalu menemui Kepala Bidang Destinasi dan Pariwisata. Dalam pembicaraannya seakan-akan mempersulit dengan alasan bahwa sebelumnya ada beberapa oknum dalam penjagaannya terjadi trebel sehingga tidak lagi diberikan kesempatan di luar dari pengelola,” kata Isra, Rabu, 8 Mei 2024.

”Saya berasumsi bahwa lokasi permandian berada di desa Mamuya dengan pembagian persen kami menutut hak, tetapi bukan itu, ya paling tidak aktif merespons hajatan desa kaitan dengan sosial keagamaan,” sambungnya.

Isra mengaku menyesalkan sikap pemerintah yang tak lagi memberi kewenangan pengelolaan kepada warga sekitar.

“Kalau saja Kadis jeli dan bijak dengan sikap toleran paling tidak dapat merespons baik dengan memberikan sinyal positif kepada panita dengan cara mengeluarkan surat izin mengelola sementara dalam penjagaan karcis untuk mencari dana,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Halmahera Utara, Abnernimus Pasimanyeku yang dikonfirmasi cermat untuk meminta tanggapan, hingga kini belum merespons.

redaksi

Recent Posts

IWIP Memasuki Babak Baru Hilirisasi Nikel, Presiden RI Luncurkan 11 Proyek dan Lepas Ekspor Perdana Baterai EV

Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) memasuki fase baru pengembangan ekosistem industri setelah Presiden Republik…

12 jam ago

Kementan Salurkan 346,6 Ton Pupuk untuk Petani Pulau Taliabu

Kementrian Pertanian resmi mendistribusikan pupuk organik sebanyak 346,6 Ton untuk penanaman dan peremajaan kelapa di…

12 jam ago

Polres Morotai Bantu Keluarga Korban Tersengat Listrik di Desa Bido

Jajaran Polres Pulau Morotai, Maluku Utara menyalurkan bantuan sembako kepada keluarga korban meninggal dunia akibat…

13 jam ago

Menolak Jimly

Oleh: Hendra Kasim   BANYAK reaksi pasca Putusan MK No. 01/PHPU.PRES-XXIV/2026. Salah satunya datang dari…

1 hari ago

Resmi Dilantik, PP HPMS Siap Perkuat Konsolidasi Organisasi

Pengurus Pusat (PP) Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS) Periode 2026–2031 resmi dilantik Jumat, 9 Oktober…

1 hari ago

Kejati Malut Hentikan Penyidikan Dugaan Korupsi yang Menyeret Eks Wakil Gubernur

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara resmi menghentikan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi belanja makan dan…

2 hari ago