Kajari Pulau Taliabu Alfred Tasik Palulungan didampingi Kasi Intel saat diwawancarai di depan Kantor Kejati Maluku Utara. Foto: Samsul/cermat
Sejumlah proyek di Pulau Taliabu, Maluku Utara, menjadi sorotan publik lantaran mangkrak dan diduga dikerjakan tidak sesuai dengan prosedur.
Menanggapi hal tersebut, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pulau Taliabu mengaku akan lebih dulu melakukan koordinasi dengan Inspektorat sebelum melakukan penyelidikan.
Kajari Pulau Taliabu, Alfred Tasik Palulungan, ketika ditemui cermat di Kantor Kejati Maluku Utara mengatakan, pihaknya belum sempat berkoordinasi dengan pihak Inspektorat.
“Dari Ternate pulang ke Taliabu ini baru kami berkoordinasi dengan inspektorat soal ini,” jelas Alfred didampingi Kasi Intel Nazamuddin, Selasa, 22 Agustus 2023.
Karena Inspektorat, tambah Alfred, akan melalukan pemeriksaan internal, sehingga pihaknya ingin mengetahui apakah ada dugaan tersebut atau tidak.
“Sesuai amanat undang-undang, jika kami terima aduan dan sebelum mengambil tindakan, harus berkoordinasi dengan Inspektorat,” tegasnya.
Alfred mengakui tidak pernah menerima temuan dari Komisi III DPRD Pulau Taliabu mengenai proyek-proyek yang diduga dikerjakan tidak sesuai.
“Harusnya kenapa ada temuan, kenapa tidak sampaikan ke kami hasil temuan mereka,” pungkasnya.
——–
Penulis: Samsul Laijou
Editor: Ghalim Umabaihi
PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus memperkuat penerapan pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan dan regulasi yang…
Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…
Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…
Pemerintah Kota Ternate mengusulkan Perubahan APBD 2026 dengan total pendapatan daerah sebesar Rp988,83 miliar, naik…