Gambar tiga dimensi perencanaan pembangunan proyek penataan pedagang kuliner di belakang Jatiland Mall Ternate. Foto: Istimewa
Paket fisik proyek penataan kawasan kuliner di belakang Jatiland Mall, Kota Ternate, Maluku Utara, akan segera masuk tahap lelang.
Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Ternate Musli Muhammad mengatakan, saat ini sudah selesai penandatanganan kontrak kerja.
“Untuk penyusunan dokumen perencanaan Rp 500 juta. Selanjutnya tahap lelang dengan nominal Rp 7,8 miliar,” kata Musli kepada cermat, Kamis (11/8).
Jika perencanaan ini sudah berjalan, kata Musli, pihaknya akan melihat item-item apa saja yang masuk dalam skala penataan tersebut.
“Dari hasil analisa dan observasi, ada beberapa spot seperti pembukaan jalan dari timur ke barat, pembangunan talud di sisi timur, dan penataan posisi lapak,” ujarnya.
Selain PUPR, kata Musli, dalam proyek ini melibatkan Disperindag serta Dinas Koperasi dan UKM. “Karena ada intervensi anggaran melalui APBN juga,” katanya.
Proyek tersebut ditargetkan selesai tahun ini. “Nanti aktivitas perdagangan di area sekitar harus dikosongkan untuk sementara,” katanya.
Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor Kawasaki dan kendaraan berat jenis Sinotruk Howo terjadi di…
PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus memperkuat penerapan pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan dan regulasi yang…
Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…
Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…