Kepala Dinas Pendidikan Pulau Taliabu, Haruna Masuku. Foto: Istimewa
Dinas Pendidikan Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, berencana akan melakukan monitoring ke sekolah-sekolah. Pelaksanaan monitoring tersebut akan dilakukan secara mendadak dalam rangka mengecek keaktifan tenaga pendidik di masing-masing sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Pulau Taliabu, Haruna Masuku mengatakan pihaknya akan mengecek secara langsung guru-guru yang jarang mengajar di sekolah.
“Kita turun tidak menggunakan jadwal, kalau dapat kita langsung tindak tegas dan apabila ditemukan guru malas berkantor, maka akan dilaporkan ke Sekertaris Daerah (Sekda) dan BPKSDMA Pulau Taliabu,” kata Haruna kepada cermat, Senin, 10 Februari 2025.
Ia menegaskan, para guru pendidik diminta untuk membuat izin dan disertakan alasan yang jelas ketika tidak masuk kantor atau bertugas. Misalnya izin keluar daerah maupun alasan lainnya.
“Sehingga pihak sekolah dapat memberi alasan tak masuk kantor bisa diketahui pasti penyebabnya. Biar kita bisa tau keberadaan mereka di luar daerah,” terangnya.
Haruna meminta para guru di sekolah-sekolah dapat meningkatkan kinerja sebagai tenaga pendidik dengan maksimal.
“Karena, perubahan suatu generasi tidak terlepas dari peran guru disekolah. Kalau malas kita tetap tindak tegas, sekaligus dilaporkan ke Sekda dan BKPSDMA,” tutupnya.
___
Penulis: La Ode Hizrat Kasim
Kabar duka datang dari Maluku Utara. Mantan Wakil Gubernur Maluku Utara, M Al Yasin Ali,…
Gempa bumi kuat mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 15 Agustus 2026.…
Partai Demokrat Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar aksi lingkungan bertajuk Gerakan Langit Biru Indonesia…
Perselisihan hubungan industrial antara 10 pekerja dan PT Position di Maluku Utara resmi diselesaikan secara…
Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…
Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…