News

Sejumlah Pemain BWS FC Dipolisikan atas Dugaan Penganiayaan dan Pengeroyokan

Sejumlah pemain Balai Wilayah Sungai (BWS) FC dipolisikan atas insiden pemukulan terhadap pemain Tarau FC di pertandingan turnamen sepak bola Gambesi Championship pada Jumat, 3 Mei 2024.

Dari sejumlah pemain BWS FC yang dilaporkan ke Polres Ternate, satu di antaranya adalah Rafly Selang, pemain jebolan Garuda Select, yang dilaporkan atas dugaan penganiayaan dan pengeroyokan.

Informasi yang diterima cermat, insiden pemukulan berujung baku hantam terjadi saat kedua tim, BWS FC dan Tarau FC dalam turnamen sepak bola Gambesi Championship yang dihelat Pemuda Kelurahan Gambesi, di Lapangan Ya Anhar Gambesi.

Aksi pemukulan berujung baku hantam ini terekam camera penonton dalam video 0.35 detik viral di media sosial.

Terlihat jelas dalam potongan video itu, pemain bernomor punggung 9 dari BWS, Ade M. Nur mengejar Angga pemain Tarau FC, hingga ke sisi lapangan dan melayangkan pukulan cepat ke kepala.

Kapolres Ternate, AKBP Niko Irawan melalui Kasat Reskrim, IPTU Bondan Manikotomo ketika dikonformasi wartwan, membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut.

“Tim dari Tarau FC yang melaporkan. Selain Rafly Selang, ada juga kawan-kawannya (Pemain BWS) juga ikut dilaporkan. Jadi laporan mereka kasus penganiayaan dan pengeroyokan,” jelas Bondan, Sabtu, 4 Mei 2024.

Bondan menambahkan, laporan yang diterima SPKT, telah dilimpahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate, maka penyidik segera pelajari dan akan memanggil para saksi-saksi yang melihat dugaan penganiayaan dan pengeroyokan itu.

“Visumnya sudah dilakukan. Kemungkinan penyidik akan memanggil korban pada, Selasa, 7 Mei besok. Yang jelas penyidik pelajari dulu,” pungkasnya.

—-

Penulis: Samsul Laijou

Editor: Ghalim Umabaihi

redaksi

Recent Posts

Sekda Haltim Terima KNPI, Dorong RKPD 2027 Pro Kepemudaan dan Penurunan Pengangguran

Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Ricky Chairul Richfat, menerima Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia…

4 jam ago

Ambulans Tua Jadi Saksi Pelayanan Darurat Puskesmas Daruba, Morotai

Ambulans milik Puskesmas Daruba, Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai, Maluku Utara kini tak lagi layak…

8 jam ago

Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Loloda Utara Mandek, GMKI Ultimatum Polres Halut

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tobelo secara tegas melayangkan ultimatum kepada Polres Halmahera Utara…

10 jam ago

Januari 2026, Imigrasi Ternate Terbitkan 720 Paspor dan Layani Ratusan WNA

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ternate, Maluku Utara, mencatatkan capaian kinerja positif sepanjang Januari 2026…

10 jam ago

Diduga Beroperasi Ilegal, Tambang PT MAI di Halmahera Tengah Diboikot

Koalisi Save Sagea melakukan aksi pemboikotan di Kawasan Site PT Zong Hai Rare Metal Mining–perusahaan…

11 jam ago

Sondir Digital Bikin Fatek Unkhair Mantapkan Akurasi Tanah

Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik (Fatek), Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Maluku Utara, resmi melakukan…

13 jam ago