News

Sondir Digital Bikin Fatek Unkhair Mantapkan Akurasi Tanah

Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik (Fatek), Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Maluku Utara, resmi melakukan uji coba alat sondir digital yang digunakan untuk meningkatkan akurasi pengujian tanah.

Alat ini merupakan bagian dari pengadaan tahun anggaran terbaru dengan tujuan memodernisasi fasilitas laboratorium mekanika tanah.

Ichsan Rauf, Dosen Teknik Sipil Unkhair, menjelaskan bahwa fungsi utama alat ini adalah mengetahui daya dukung tanah atau kapasitas tanah saat menerima beban.

“Data yang dihasilkan juga sangat membantu masyarakat, serta menentukan jenis pondasi yang tepat sebelum membangun infrastruktur seperti gedung maupun jembatan,” kata ichsan saat ditemui cermat, Selasa, 3 Februari 2026

Ia bilang, meski memiliki fungsi sama dengan alat sondir manual, versi digital ini menawarkan keunggulan teknologi di mana seluruh data pembacaan dapat terintegrasi langsung dengan perangkat komputer. “Namun, operasionalnya memerlukan ketelitian tinggi.”

Pihak program studi telah merencanakan pelatihan rutin setiap semester bagi mahasiswa yang mengontrak mata kuliah praktikum.

Sementara Mustamin Tuarea dan Gilang Saurangi, mahasiswa yang aktif di laboratorium, memaparkan bahwa alat ini menggunakan mesin berbahan bakar bensin murni dan sistem hidrolik.

Pemakaiannya juga harus menggunakan waterpass guna memastikan posisi alat benar-benar rata, jika posisi miring, stik sondir berisiko bengkok saat melakukan penetrasi ke dalam tanah.

Gilang juga menambahkan, karena kompleksitas teknisnya, saat ini baru dua orang yang mendalami pengoperasian alat tersebut.

Selain untuk kebutuhan akademik, alat ini juga dipersiapkan untuk melayani kegiatan eksternal dan kerja sama dengan pihak luar yang membutuhkan uji kelayakan tanah profesional.

Meski sudah beralih ke digital, Gilang mengaku alat sondir manual tidak akan ditinggalkan sepenuhnya.

“Alat manual tetap akan digunakan untuk menjangkau wilayah dengan topografi ekstrem, seperti area pegunungan yang sulit diakses oleh mesin digital, berkaca pada pengalaman pengujian sebelumnya di wilayah Sanana, hingga Weda,” tutup Gilang.

redaksi

Recent Posts

Dishub Klaim Perbaikan 75 Titik PJU di Ternate Rampung Akhir 2026

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate memperbaiki 75 titik penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami gangguan…

6 menit ago

Lestarikan Alam, Pertamina Tanam Terumbu Karang di Laut Jambula

Upaya menjaga ekosistem laut di wilayah pesisir Kota Ternate kembali dilakukan melalui penanaman terumbu karang…

1 jam ago

OJK Malut Terima Lagi Aduan Kerugian Investasi, 12 Warga Korban

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku Utara kembali menerima pengaduan terkait dugaan investasi ilegal bernama Investasi…

2 jam ago

NHM Peduli Skrining 29 Anak dan Balita Stunting di Lima Kecamatan Halmahera Utara

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli kembali melakukan skrining kesehatan terhadap anak…

4 jam ago

Solidaritas dan Doa untuk Lima Jurnalis yang Hilang saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau

Puluhan lilin menyala di pelataran Landmark Ternate, Rabu malam (23/9). Cahaya kecil itu menjadi simbol…

9 jam ago

Seluruh ASN Pulau Taliabu akan Ikut Tes Urine

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah tersebut…

18 jam ago