Peserta karnaval budaya nusantara. Foto: Aswan Kharie/cermat
Penjabat (PJ) Bupati Pulau Morotai, A Burnawan, resmi melepas rombongan karnaval budaya nusantara dalam rangka semarak hari lahir pancasila tahun 2024.
Pelepasan rombongan karnaval ini berlangsung di Taman Kota Morotai Daloha, Desa Daruba, Kecamatan Morotai Selatan, Jumat, 31 Maret 2024.
Dalam sambutannya, Burnawan menyampaikan, peringatan hari lahirnya Pancasila merupakan pengingat bahwa Pancasila adalah ideologi yang tak tergantikan.
“Jadikanlah budaya sebagai sarana mempersatukan Bangsa Indonesia, khususnya di Pulau Morotai. Jangan kita berpecah belah. Mari manifestasikan sila ketiga pancasila, yakni persatuan Indonesia,” ujar Burnawan.
Ia menambahkan, tujuan dan manfaat karnaval budaya ini yakni melestarikan dan mengaktualisasi adat budaya daerah di Morotai.
Selanjutnya menjadi media edukasi bagi pelajar dan generasi muda untuk mengenal kekayaan budaya nusantara.
Kemudian sebagai media untuk menanamkan rasa cinta tanah air dengan mengenal kekayaan budaya nusantara.
“Ucapan terimakasih kepada seluruh panitia dan pendukung, sehingga kegiatan ini berlangsung dengan baik,” ucapnya.
Acara ini di hadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting, mereka adalah Pj Bupati Pulau Morotai Burnawan, Sekretaris Daerah Pulau Morotai, M. Umar Ali, Danlanud Pulau Morotai Kolonel Pnrb Sukarno, Kapolres Pulau Morotai, AKBP Agung Cahyono, Danlanal Pulau Morotai Letkol L (P) Mukawat Kamarudin, Danramil Daruba Kapten Arm Deni Permana, Para Pimpinan OPD lingkup Pemda Morotai, Camat Morotai Selatan Suriyati Tahir, Peserta Karnaval TNI-Polri Siswa atau siswi SD, SMP, SMAN dan SMA Sederajat serta Masyarakat Umum.
Pemerintah Kota Ternate terus menggenjot pendataan kepesertaan dalam program perlindungan dan jaminan sosial. Upaya tersebut…
Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman meninjau sejumlah program pembangunan yang dianggarkan dalam APBD di…
Hujan Tak Lagi Menggamit Kota September datang dengan matahari yang panjang menjemur jalan mengeraskan tanah…
Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Pulau Taliabu, Maluku Utara giat sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum…
240 guru di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara tidak lagi melakukan aktivitas belajar mengajar. Hal…
“Ake dege moi ka fo ahu [Setetes air untuk kehidupan]” Ungkapan penuh makna di atas…