News

Seorang Pemuda di Pulau Mangoli Ditikam OTK Saat Hadiri Pesta Joget

Seorang pemuda di Pulau Mangoli, Kepulauan Sula, Maluku Utara, menjadi korban penikaman oleh Orang Tak Dikenal (OTK) saat menghadiri pesta joget di salah satu acara pernikahan di Desa Waikafia.

Korban adalah Riman Umaaya (23), yang merupakan warga asal Desa Kaporo, Kecamatan Mangoli Selatan. Insiden penikaman itu terjadi pada Minggu, 19 April 2026 dini hari, sekitar pukul 02.30 WIT, di depan lapangan sepak bola wilayah setempat.

Atas insiden itu, korban mengalami luka tusukan di dada bagian kanan sehingga langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kota Sanana untuk mendapatkan perawatan medis.

Ica Yuliana Sibela yang merupakan istri korban saat di konfirmasi mengatakan, sebelum ke lokasi pesta joget, kurang lebih jarak 10 meter dari pesta tersebut, korban sempat berhenti dan berbincang dengan salah satu temannya yang merupakan warga desa Wailab.

Padahal, kata dia, suaminya hanya ingin mengecek kondisi acara joget yang kebetulan diwarnai keributan. Takutnya, ada warga Desa Kaporo yang terlibat dalam perkelahian.

“Pas ada keributan, suami saya sempat pergi mengecek, jangan sampai ada warga Desa Kaporo yang ikut berkelahi, tapi ternyata tidak ada. Setiba di sana dengan jarak 10 meter dari lokasi acara, suami saya berhenti dan berbincang-bincang dengan salah satu temanya,” kata Istri korban, Ica Yuliana Sibela kepada cermat, Minggu, 19 April 2026.

Namun, sambung ia, tiba-tiba pelaku yang merupakan OTK datang dan langsung menusuk suami saya menggunakan senjata tajam (Sajam) di bagian dada kanan. Setelah tusuk korban, pelaku langsung melarikan diri.

Menurut dia, korban mengaku pelaku tidak dikenali secara pasti. Namun, korban menduga pelaku merupakan warga Desa Wailab, Pulau Mangoli.

“Suami saya tidak kenal pelaku alias OTK, karena disaat insiden itu, suami saya panik dan langsung terjatuh,” ungkapnya.

Selama ini, kata dia, suaminya tidak pernah memiliki masalah dengan siapa pun. Korban diketahui baru kembali dari cuti kerja sekitar dua pekan lalu.

Atas insiden ini, pihak keluarga korban telah melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIT dan berharap pelaku segera ditangkap.

“Kami sangat mengharapkan agar penegak hukum segera menangkap pelaku dan melakukan proses sesuai hukum yang berlaku,” tutupnya.

redaksi

Recent Posts

Raih WTP ke-10, Pemkab Haltim Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam tata kelola keuangan daerah. Untuk…

14 jam ago

Humas Kekuasaan Berjubah Aktivis: Kalau Lapar Ngamuk, Kalau Kenyang Tolol

Oleh: Syamsul Bahri Abd. Rasyid [Penulis merupakan Dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Pattimura] ADA salah satu…

16 jam ago

KKSD UMMU Edukasi Pelajar Desa Jauhi Narkoba

Mahasiswa Kuliah Kerja Sosial dan Dakwah (KKSD) Kelompok 4 Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Tahun…

17 jam ago

Kunjungi Sula, Graal: Masyarakat Sudah Tampak Frustrasi, Mari Gabung Jurus

Senator muda asal Maluku Utara, Dr. R. Graal Taliawo, S.Sos., M.Si., baru saja menuntaskan kunjungan…

18 jam ago

Graal Taliawo: Jangan Gampang Kriminalisasi Masyarakat Adat!

Anggota DPD RI daerah pemilihan (dapil) Maluku Utara, Dr. R. Graal Taliawo, S.Sos., M.Si., meminta…

18 jam ago

Pansus DPRD Sebut Tak Ada Reklamasi Baru di RTRW Kota Ternate

Pansus I DPRD Kota Ternate memastikan sebagian besar Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) dalam pembahasan Rancangan…

1 hari ago