News

Seorang Petani di Galela, Halmahera, Diserang Orang Tidak Dikenal

Salah satu petani, Mursal Djafar, usia 60 tahun menjadi korban. Ia diserang oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) saat berkendara di Desa Igobula, Galela Selatan, Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Minggu (07/11) kemarin.

Keterangan kepolisian menyebutkan, saat itu saksi inisial SN sedang bermain game online di depan rumah, yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Tak lama kemudian, salah satu nenek menyuruh SN melihat ke depan, ada dua sepeda motor yang terjatuh.

SN langsung pergi ke lokasi kejadian. Benar saja, ada dua sepeda motor yang terjatuh, namun yang terlihat hanya korban dalam keadaan berlumuran darah dan tertindih motor.

SN lalu menolong korban, mengangkat sepeda motor korban. Saksi SN sempat melihat ada sebuah sepeda motor yang jatuh dekat korban.

Menurut SN, sepeda motor di samping korban itu, sama persis dengan sepeda motor milik salah satu warga berinisial SS. Namun saksi SN tidak melihat pemilik motor di lokasi tersebut.

Saat itu, saksi kemudian membawa korban ke rumah. Sesampai di rumah, anak korban langsung meminta saksi agar korban dilarikan ke Puskesmas Soasio kecamatan Galela.

Kapolsek Galela Ipda M. Kurniawan mengatakan, keluarga korban  sudah melaporkan kasus tersebut ke polisi.

Saat ini, korban masih terus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Tobelo. Sementara terduga pelaku sudah diketahui identitas dan akan terus dilakukan proses penyelidikan.

“Nama pelaku sudah kami kantongi namun belum bisa dipublikasikan,” jelasnya, Senin (08/11/2021).

Ipda M.Kurniawan menyebutkan bahwa sesuai dengan kronologis kejadian tepatnya Pkl 20.00 WIT korban telah bersimpah darah dan lari menuju ke masyarakat dengan bermaksud meminta pertolongan.

“Korban saat itu meminta pertolongan dan kemudian dilarikan ke Puskesmas,” jelasnya.

Sedangkan untuk motif penyerangan terhadap korban belum dapat diketahui secara pasti.

“Sudah dibuatkan laporan di Polsek Galela oleh keluarga korban dan akan kami tindaklanjuti secepatnya. Selain itu, untuk isu yang menyebutkan soal kaitan dengan hal lain belum dapat dipastikan dan nantinya kita akan lihat sesuai dengan perkembangan penyelidikan nantinya,” terangnya. (Agus)

redaksi

Recent Posts

Balai Bahasa: Kehadiran Tambang Jadi Faktor Pergeseran Bahasa Sawai

Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…

21 jam ago

Penyebab Bahasa Sawai di Halmahera Tengah Makin Tergerus

Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…

21 jam ago

Pilkades di Pulau Taliabu Awal Desember, Pemkab Siapkan Rp2,5 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…

2 hari ago

BPN akan Lakukan Pengukuran Lahan Bandara Bobong

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…

2 hari ago

APBD Perubahan Ternate Tembus Rp988,83 Miliar

Pemerintah Kota Ternate mengusulkan Perubahan APBD 2026 dengan total pendapatan daerah sebesar Rp988,83 miliar, naik…

2 hari ago

Polisi: Tidak Ada Peluru Tajam di Aksi Protes Warga Banemo, Halteng

Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…

3 hari ago