News

Tawarkan Pemandangan Alam, Pulo Tareba di Ternate Cocok Jadi Pilihan Wisata Akhir Tahun

Wisata alam Pulo Tareba di Kelurahan Takome, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Maluku Utara, bisa menjadi pilihan wisata alternatif untuk menikmati libur akhir tahun.

Pulo Tareba merupakan destinasi wisata berbasis konservasi. Letaknya yang strategis, spot Pulo Tareba kerap memanjakan keindahatan mata para pengunung.

Keanekaragaman Hayati

Selain pemandangan alam, lokasi wisata yang berdampingan dengan Danau Tolire ini juga menyimpan beragam keanekaragaman hayati, antara lain burung maleo (Macrochepalon).

Ibeng, salah satu pengelola Pulo Tareba, mengaku sejak 2019 bersama rekan-rekannya mulai giat mengelola wisata tersebut.

Menurutnya, Pulo Tareba bukan sekadar tempat wisata tetapi sekaligus menjadi sebuah wilayah konservasi yang perlu dijaga kelestariannya.

Kendati menyimpan “surga” alam di Ternate, Ibeng menyebut harga karcis masuk ke Pulau Tareba memang sangat terjangkau.

“Hanya seribu rupiah per kepala, jika pengunjung yang datang ingin berkemah maka ada beberapa tarif yang disediakan, misalnya paket 200 ribu yang dilengkapi tenda family kapasitas 5 orang dengan kursi, kemudian matras. Paket lainnya seharga Rp 180 ribu dengan tenda kapasitas 4 orang dan kursi,” sebutnya.

Pengelola Pulo Tareba juga menyediakan makanan dan minuman seperti kopi dan non kopi.

Aturan Wisata

Wisata Pulo Tareba memiliki sejumlah aturan yang perlu ditaati. Aturan tersebut diberlakukan untuk menjaga lingkungan alam sekitar tetap terjaga.

“Setiap pengunjung yang datang ke sini tentu harus mengikuti aturan yang berlaku, mulai dari jangan membuang sampah sembarangan, atau menembak, hingga sampai berburu hewan yang ada di sekitar sini,” jelasnya.

Menurut Ibeng, Pulo Tareba biasanya ramai dikunjungi generasi muda di waktu sore hari atau di akhir pekan.

Gemarnya Pengunjung

Farhan (20) tahun pemuda gen z yang memilih tareba sebagai tempat liburan waktu senggangnya, Farhan bilang ia tertarik dengan Tareba karena bisa melihat langsung laut dan danau.

“Bagusnya di sini tu kita bisa lihat danau dan laut kemudian suasana hutan yang terawarat oleh alam sekitar seperti vibes yang bisa memanjakan mata,” tuturnya.

Farhan juga merekomendasikan agar wisata alam ini menjadi pilihan masyarakat saat libur akhir tahun.

redaksi

Recent Posts

Gerindra Patuhi Putusan BK DPRD, Siapkan Proses PAW Nurjaya Ibrahim

Partai Gerindra menyatakan mematuhi keputusan badan kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate terkait pemberhentian Nurjaya Hi…

6 jam ago

Jaksa Agung Lantik Roberthus Tacoy sebagai Kajati Malut, Sufari Dipromosi ke Jamwas

Jaksa Agung RI ST Burhanuddin resmi melantik Roberthus Melchisedek Tacoy sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)…

6 jam ago

Pemprov Klaim Kemiskinan di Malut Menurun Berkat Pengentasan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara mengklaim angka kemiskinan pada Maret 2026 sebesar 5,59 persen mengalami…

10 jam ago

Pagar Dibongkar TNI AU, Warga Pemilik Lahan Lingkar Bandara Morotai Protes

Sengketa lahan di kawasan lingkar Bandara Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai, Maluku Utara…

14 jam ago

Kuasa Hukum Nurjaya Ajukan Keberatan soal Putusan BK DPRD Ternate

Putusan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate yang menyatakan Nurjaya Hi Ibrahim melanggar kode etik…

14 jam ago

Kapolda Malut Luncurkan 7 Program Prioritas, Dekatkan Polri dengan Masyarakat

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman, meluncurkan tujuh program prioritas sebagai langkah memperkuat komitmen…

1 hari ago