News

Wabup Morotai Akan Pimpin Apel Perdana ASN Usai Dilantik

Wakil Bupati Pulau Morotai Rio C Pawane akan memimpin apel perdana di lingkungan pemerintahan daerah setempat pada Senin besok, 24 Februari 2025.

Apel ini menjadi momentum penting bagi jajaran pemerintahan daerah dalam menyelaraskan program kerja yang telah dirancang Rusli-Rio yang baru saja dilantik.

“Untuk kesiapan apel perdana itu sebenarnya tidak ada persiapan yang spesial, biasa-biasa saja. Yang pasti kita mengalir saja,” ujarnya, Minggu, 23 Februari 2025.

Dalam apel ini, Rio akan menyampaikan sejumlah pesan penting termasuk arahan dari Bupati Rusli Sibua.

“Apa yang saya sampaikan nanti juga merupakan pesan dari Pak Bupati. Jadi ini momen bagi kita semua untuk mendengar langsung arah kebijakan ke depan,” tambahnya.

Rio menegaskan bahwa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib hadir dalam apel tersebut.

“Di hari Senin itu, semua ASN harus hadir, karena ada pesan-pesan penting yang akan disampaikan,” katanya.

Selain itu, kata dia, apel ini juga menjadi awal bagi evaluasi kinerja ASN dan pejabat OPD di lingkungan Pemerintah Daerah Morotai. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan melihat siapa saja yang benar-benar siap bekerja sama dengan kepemimpinan mereka.

Terkait pergantian pejabat OPD, ia bilang, bahwa saat ini mereka masih menunggu waktu yang tepat.

“Sebelumnya ada aturan enam bulan sebelum dan sesudah pemilihan baru bisa mengganti OPD. Tapi sekarang, Pak Mendagri bilang setelah dilantik, hak sepenuhnya diserahkan ke kepala daerah agar program cepat berjalan,” ungkapnya

Ia turut menegaskan pihaknya akan fokus menjalankan program-program yang telah dijanjikan, termasuk kebijakan anggaran yang lebih ketat.

“Untuk sementara, dana yang ada kita bekukan dulu, kecuali untuk gaji dan tunjangan. Selain itu, kita tahan dulu untuk evaluasi agar program Rusli Rio bisa berjalan tanpa mengganggu pembangunan yang ada,” terangnya.

Ia juga menambahkan bahwa proyek pembangunan yang belum terlalu mendesak akan ditunda, sementara program prioritas akan segera dijalankan.

“Walaupun semua belum bisa terlaksana di tahun 2025 ini, setidaknya satu atau dua program bisa mulai berjalan. Salah satu yang menjadi prioritas utama adalah program Rp 2 juta itu, karena itu harus kita genjot di awal agar tidak ada anggapan pembohongan,” ucapnya.

redaksi

Recent Posts

Pansus II DPRD Ternate Finalisasi 2 Ranperda, Atur Cadangan Pangan dan Investasi Pro-UMKM

Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kota Ternate memfinalisasi dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usulan Pemerintah…

4 jam ago

Disdik Morotai Beri Penjelasan soal Bantuan Pendidikan tak Kunjung Disalurkan

Dinas Pendidikan (Disdik) Pulau Morotai, Maluku Utara, menyampaikan penjelasan terkait sejumlah barang pengadaan berupa mobiler…

4 jam ago

Jaksa Kembali Periksa Sekda Malut, Dalami Kasus Korupsi Anggaran Mami dan WKDH

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara kembali memeriksa Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Samsuddin A.…

5 jam ago

Satgas Saber Buka Hotline Pengaduan di Malut, Awasi Harga Pangan Jelang Ramadan

Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan di Maluku Utara…

9 jam ago

Bantuan Pendidikan 2023 Belum Disalurkan, HMI Morotai Desak Inspektorat Lakukan Audit

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pulau Morotai meminta aparat penegak hukum dan inspektorat daerah melakukan…

10 jam ago

Rizal Marsaoly: Pers Adalah Kunci Pembangunan Negeri

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menyatakan apresiasinya terhadap peran media dalam momentum Hari Pers…

12 jam ago