News

Warga RT 06 Tobololo Ternate Akhirnya Bisa Nikmati Air Bersih

Penantian panjang warga RT 06 Kelurahan Tobololo, Kota Ternate, selama puluhan tahun untuk menikmati air bersih akhirnya terwujud melalui sinergi dinas pekerjaan umum dan Perumda Ake Gaale.

Kedua instansi tersebut resmi mengoperasikan jaringan air bersih pada Senin, 12 Januari 2026, di kawasan yang sebelumnya tidak terjangkau.

Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman dalam sambutannya menyampaikan bahwa air bersih merupakan hak dasar warga yang paling vital dan menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Tauhid menyebut komitmen anggaran akan dialokasikan agar seluruh warga Ternate tanpa terkecuali dapat menikmati fasilitas yang layak.

“Ini adalah jawaban atas penantian panjang masyarakat, kami ingin memastikan tidak ada lagi kendala distribusi air di masa mendatang untuk kesejahteraan warga” ujarnya.

Sementara Plt Kadis Perumda Ake Gaale, Abdullah Bandang, menyampaikan terdapat penambahan sekitar 58 SR dari data PU dan 46 SR tambahan lainnya, dengan target seluruh warga di RT 06 terpenuhi aksesnya.

“Debit air yang tersedia mencapai 10 liter per detik. Secara teknis, 1 liter per detik dapat melayani sekitar 70 SR, sehingga kapasitas ini dinilai sangat mencukupi untuk wilayah tersebut,” jelasnya.

Abdullah bilang, jalur air didorong ke reservoir tertinggi sebelum dialirkan ke pemukiman penduduk. Hal itu mengingat topografi Ternate yang bervariasi seperti wilayah atas, tengah, dan bawah, “sehingga diperlukan penerapan sistem zonasi dan District Meter Area (DMA) untuk menjaga keseimbangan tekanan air agar warga di daerah tinggi tidak kesulitan air saat penggunaan di daerah pesisir meningkat”.

Dia mengaku bahwa kondisi pipa di Ternate sudah cukup tua, sehingga diperlukan peremajaan secara bertahap mulai dari zona-zona kecil.

Tokoh masyarakat setempat, Idhar B. Jen menambahkan selama puluhan tahun warga di lingkungan tersebut memang sangat kesulitan mendapatkan air bersih.

Bantuan ini pun dinilai meringankan beban warga yang sebelumnya harus mengeluarkan biaya dan tenaga ekstra untuk mendapatkan air bersih.

Mewakili warga, ia menyatakan kesiapan masyarakat untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

“Warga merasa puas karena sekarang air dapat mengalir langsung ke rumah-rumah dengan kualitas dan debit yang sangat baik,” tutupnya.

redaksi

Recent Posts

Buka Pendidikan Bintara Polri, Kapolda Malut Pastikan Lulusan Jadi Pelayan SPKT yang Humanis

Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, resmi membuka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran…

3 jam ago

Menunggu Rekomendasi BKN, Jabatan Kasatpol PP dan Damkar Taliabu Masih Kosong

Jabatan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pulau Taliabu,…

1 hari ago

Membaca Strategi Spanyol Hadapi Argentina Lewat Don Quixote

Oleh: Idra Faudu   EMPAT abad lalu, Miguel de Cervantes menulis kisah tentang seorang bangsawan…

1 hari ago

Lomba Bahasa Ternate Jadi Ruang Anak Muda Lestarikan Budaya

Yayasan Noble Future Education menggelar Kompetisi Bahasa Ternate di Pendopo Kedaton Kesultanan Ternate, Jumat, 17…

1 hari ago

Bentuk Kelompok Konservasi Desa di Takome, HWP Libatkan Warga Lindungi Satwa Endemik

Halmahera Wildlife Photography (HWP) resmi memulai program konservasi berbasis masyarakat dengan mendeklarasikan Kelompok Konservasi Desa…

2 hari ago

Gelar FSBH 2026, TBM Masure Sajikan Lomba Puisi hingga Teater

Komunitas literasi Taman Baca Masyarakat (TBM) Masure resmi menggelar rangkaian Festival Sastra Bale Halmahera (FSBH)…

2 hari ago