Kepala Lembaga Pemasyarakatan Ternate, Dedy Setiawan. Foto: Samsul Hi Laijou/cermat
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ternate, Maluku Utara, mengusulkan 175 warga binaan pemasyarakatan mendapatkan remisi hari raya Idul Fitri 1444 Hijriyah.
Dari jumlah itu, terdapat 10 warga binaan dengan kasus dugaan korupsi. Selebihnya didominsasi kasus Narkotika.
Sementara, yang tidak memenuhi syarat termasuk satu narapidana. Termasuk satu terpidana hukuman mati dan lima terpidana seumur hidup.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Ternate, Dedy Setiawan, mengatakan warga binaan pemasyarakatan saat ini berjumlah 261 orang.
“Dari jumlah itu, 175 kita usulkan terima remisi. Karena memenuhi syarat sesuai penilaian,” ujar Dedy kepada cermat, Kamis (6/4).
Syarat yang dimaksud Dedy adalah berkelakukan baik. Sedangkan tersisa 64 orang tidak memenuhi syarat. “Mereka belum sampai 6 bulan menjalani masa pidana dan lainnya,” jelasnya.
Dedy pun meminta seluruh warga binaan Lapas Ternate untuk terus berbuat baik dan mematuhi peraturan yang ada, agar bisa diusulkan remisi. “Sehingga cepat selesai menjalani masa pidana,” pungkasnya.
Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kota Ternate memfinalisasi dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usulan Pemerintah…
Dinas Pendidikan (Disdik) Pulau Morotai, Maluku Utara, menyampaikan penjelasan terkait sejumlah barang pengadaan berupa mobiler…
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara kembali memeriksa Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Samsuddin A.…
Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan di Maluku Utara…
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pulau Morotai meminta aparat penegak hukum dan inspektorat daerah melakukan…
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menyatakan apresiasinya terhadap peran media dalam momentum Hari Pers…