News

14 Tuntutan Rakyat yang Perlu Diselesaikan Pj Bupati Pulau Morotai

Gerakan Aksi Mahasiswa (Geram) mendesak Pj Bupati Pulau Morotai, A Burnawan, segera menuntaskan 14 tuntutan rakyat. Tuntutan tersebut memuat masalah pembangunan hingga dugaan korupsi di Morotai.

Salah satu orator, Rifaldi Madjid menyampaikan 14 tuntutan ini merupakan hasil dari investigasi mereka di 88 desa. Ada potret ketidakadilan dan jauh dari kesejahteraan yang dirangkum.

“Mulai dari masalah pendidikan, nelayan, petani, perdagangan, hingga kesejahteraan buruh,” ucap Rifaldi saat demo di Kantor Bupati setempat, Kamis, 30 Menit 2024.

Morotai yang kita dikenal sebagai pulau terluar di Indonesia, kata dia, masih merangkum potret kesenjangan bagi para nelayan di sana. Kebijakan pemerintah terhadap nelayan pun dinilai tak berdampak.

“Padahal menurut UU no 25 tahun 1992 pasal 4 menjelaskan bahwa koperasi memiliki fungsi dan peran yang mana mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota dan masyarakat,” tuturnya.

Berikut 14 tuntutan rakyat yang disampaikan Geram:

1. Hadirkan transportasi laut untuk siswa Saminyamau.

2. Aktifkan koperasi nelayan di 88 desa.

3. Inspektorat segera tuntaskan kasus dana bumdes desa Korago dan Sabatai baru.

4. Pj Bupati segera evaluasi kadis Perindagkop, Perhubungan, Pendidikan, Disnaker, Kesehatan, dan Pertanian.

5. Hadirkan home industri lokal.

6. Mempertanyakan kehadiran perusda.

7. Segera tuntaskan air bersih di Desa Pandanga, Juanga, Mandiri, Joubela, Totodoku, Unipas dan RSUD Ir Soekarno.

8. Polres dan Kejari segera periksa 9 sub agent minyak tanah.

9. Segera tuntaskan jalan alternatif di Desa Waringin.

10. Hentikan inpor barito.

11. Aktifkan Bumdes pengelola komoditas kopra.

12. Tuntaskan sengketa pilkades di 5 desa dan segera dilantik.

13. Segera aktifkan BBM subsidi nelayan.

14. Dinas Pertanian harus meningkatkan produktifitas.

redaksi

Recent Posts

Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus memperkuat penerapan pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan dan regulasi yang…

1 jam ago

Balai Bahasa: Kehadiran Tambang Jadi Faktor Pergeseran Bahasa Sawai

Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…

1 hari ago

Penyebab Bahasa Sawai di Halmahera Tengah Makin Tergerus

Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…

1 hari ago

Pilkades di Pulau Taliabu Awal Desember, Pemkab Siapkan Rp2,5 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…

2 hari ago

BPN akan Lakukan Pengukuran Lahan Bandara Bobong

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…

2 hari ago

APBD Perubahan Ternate Tembus Rp988,83 Miliar

Pemerintah Kota Ternate mengusulkan Perubahan APBD 2026 dengan total pendapatan daerah sebesar Rp988,83 miliar, naik…

2 hari ago