Tim SAR Gabungan saat evakuasi tiga pendaki gunung Gamalama setelah dilaporkan cedera. Foto: Istimewa
Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate bersama unsur gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi tiga pendaki yang mengalami cedera di Pos 3 Gunung Gamalama, Kota Ternate, Minggu, 30 November 2025.
Operasi penyelamatan tiga pendaki: Susi H. Bangsa, Rukia Kamarullah, dan Syahrul, itu berlangsung sejak malam hingga pagi hari dan berjalan cukup menantang akibat kondisi cuaca serta medan yang licin.
Pada laporan awal, disebutkan hanya terdapat dua orang korban. Namun setelah tim tiba di Lokasi Kejadian Pertama (LKP) dan melakukan pendataan ulang, ternyata terdapat tiga pendaki yang membutuhkan pertolongan.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan bahwa pada pukul 23.32 WIT Tim SAR Gabungan tiba di kawasan wisata Taman Love, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Pos 3. “Sekitar pukul 00.11 WIT korban berhasil ditemukan pada koordinat 0°48’10.00″N / 127°20’45.00″E di sekitar Pos 3 oleh tim aju yang lebih dulu naik,” ujar Iwan.
Selanjutnya, pada pukul 02.07 WIT, Tim SAR Gabungan berhasil melakukan intercept terhadap para korban di Pos 2 jalur pendakian Gunung Gamalama. Ketiga pendaki kemudian dievakuasi turun menuju basecamp Kelurahan Moya.
Proses evakuasi sempat mengalami kendala. Hujan yang mengguyur kawasan pendakian membuat medan licin, sementara kondisi kaki korban yang cedera mengharuskan tim berhenti beristirahat sejenak di Pos 1. Pada pukul 04.47 WIT, proses evakuasi kembali dilanjutkan.
Setelah perjalanan panjang, Tim SAR Gabungan akhirnya tiba di basecamp Kelurahan Moya pada pukul 08.32 WIT dan menyerahkan para korban kepada pihak keluarga. Ketiganya dinyatakan selamat.
Dengan selesainya evakuasi ini, Operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing.
Pihak Basarnas menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur yang turut membantu, yakni Kantor SAR Ternate, Kelompok Pencinta Alam Kota Ternate, Babinsa setempat, Bhabinkamtibmas, Pemerintah Kelurahan Moya, masyarakat Kelurahan Moya, serta keluarga korban.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, menegaskan pentingnya strategi ketahanan pangan jangka…
Tim Resmob Macan Gamalama Polres Ternate bersama Polres Halmahera Barat berhasil meringkus seorang pelaku pencurian…
Malut United akui kecewa atas hasil imbang melawan Arema FC pada laga lanjutan BRI Super…
Tersangka Direktur Utama (Dirut) PT. Taliabu Jaya Mandiri (TJM) HAK alias Hamka mengaku tidak korupsi…
Sejak 2012, Desa Soso di Kabupaten Blitar menjadi lokasi konflik tanah berkepanjangan. Konflik terjadi antara…
* OLEH AGUS HI JAMAL MAHSISWA PASCASARJANA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH, PROF. DR HAMKA JAKARTA Pemerintah Daerah…