Ilustrasi listrik padam. Foto: Istimewa
Sejumlah warga di Pulau Morotai, Maluku Utara mengeluhkan pemadaman listrik yang berlangsung lebih lama dari jadwal yang diumumkan Perusahan Listrik Negara (PLN) ULP Daruba Morotai.
Pemadaman yang semula diinformasikan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIT, ternyata baru kembali normal pada pukul 19.28 WIT.
Pemadaman tersebut dilakukan dalam rangka pengerjaan pergantian tiang listrik di Pos Auri, yang berdampak pada penghentian aliran listrik sementara di beberapa desa.
Warga menilai durasi pemadaman tidak sesuai dengan jadwal yang disampaikan sebelumnya. Listrik yang seharusnya kembali menyala pada sore hari, justru baru aktif menjelang malam.
βTong (kami) juga tahu kalau ada pekerjaan perbaikan, tapi kalau so kase umumkan sampai jam 17.00 itu harus sesuai. Ini amper jam setengah delapan malam baru menyala tuh,β keluh Udi, warga Desa Daruba, Sabtu, 28 Februari 2026.
Keluhan semakin terasa karena pemadaman terjadi di bulan Ramadan, tepat pada waktu masyarakat mempersiapkan hidangan berbuka puasa.
Kondisi tersebut membuat sebagian warga harus berbuka dalam keadaan gelap dan hanya menggunakan lilin saat menyiapkan makanan.
βIni so (sudah) mau buka puasa itu berarti tong pe aktivitas meningkat, memang sangat terganggu sekali, tidak bisa ba cok nasi. Memang talalu skali,β ujar Ulan, warga lainnya.
Warga berharap ke depan pihak ULP Daruba dapat memastikan pekerjaan teknis berjalan sesuai jadwal atau atau setidaknya memberikan informasi terbaru jika terjadi keterlambatan, terutama pada momen penting seperti bulan Ramadan.
Sementara itu, Manager ULP Daruba, Cahyo Tri Hartoyo ketika dikonfirmasi belum merespons hingga berita ini ditayangkan.
Pemerintah Kota Ternate melalui Kelurahan Tobololo mengikuti Lomba Kelurahan yang digelar pada Kamis 16 April…
Sultan Ternate ke-49, Hidayatullah Sjah, juga anggota DPD RI melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan pertanahan…
PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli kembali menunjukkan komitmen sosialnya dengan mendampingi…
Pemerintah Kota Ternate terus memperkuat kampanye pengurangan penggunaan plastik melalui aksi lingkungan bertajuk Earth Hour.…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai mulai menyesuaikan skema program perumahan tahun 2026 dengan kebijakan nasional…
Polisi menyatakan tiga orang pelajar yang merupakan korban kasus sodomi oleh oknum ASN di Pulau…