Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Halmahera Utara, Maluku Utara, Ahmad Idris resmi melantik 51 Panwaslu Kecamatan, Sabtu, 25 Mei 2024.
Selain pelantikan, 51 Panwaslu ini juga diberikan pembekalan dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024 di Hotel Greenland Tobelo.
Pelantikan ini berdasarkan surat keputusan Nomor: 039/KP.01.00/K.MU-03/05/2024 tentang penetapan anggota panwascam sekabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara
Ketua Bawaslu Halut Ahmad Idris mengatakan, tahapan pilkada 2024 sudah dimulai sesuai dengan PKPU 2 terkait tahapan dan jadwal. Setelah PKPU itu lahir diterbitkan oleh KPU Republik Indonesia berdasarkan perintah dan instruksi badan pengawas RI kepada seluruh jajaran Bawaslu kabupaten/kota se-Indonesia. Instruksi itu agar segerah membentuk struktur kelembagaan dalam rangka menghadapi pilkada 2024 yaitu Panwascam dan PKD yang sementara lagi proses.
“Tahapan proses pembentukan kelembagaan Bawaslu di tingkat kecamatan telah kita lalui tahap demi tahap. Dimulai dari pengumuman, pendaftaran, tes tertulis kemudian dilanjutkan dengan wawancara hingga sampai hari ini ditetapkan dan dilantik 51 orang anggota Panwascam dalam Pilkada 2024 di wilayah Kabupaten Halmahera Utara,” ujarnya
“Muda-mudahan amanah dan tanggung jawab yang telah diberikan kepada seluruh anggota Panwascam yang baru dilantik ini dapat dilaksanakan dengan baik dan penuh tanggung jawab,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Halmahera Utara yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan, Fredrik Nelson Sahetapi mengatakan, tugas dan tanggung jawab sebagai anggota pengawas pemilu merupakan hal sangat fundamental. Jika sudah diberikan sumpah dan janji sudah diucapkan terkait Pakat integritas agar jangan hanya sekedar diucapkan saja tetapi harus dipraktekkan ketika bertugas dalam hal pengawasan pada pilkada nanti.
“Sumpah ini, saudara-saudara akan mempertanggung jawabkan kepada Tuhan Yang Maha Esa maupun kepada masyarakat Halut dan masyarakat provinsi Malut secara umum. Ini hal yang sangat penting” imbuhnya
“Kami berharap, seluruh proses pengawasan pemilihan kepala daerah tahun 2024 agar dilaksanakan secara baik dan bertanggung jawab. Integritas saudara-saudari akan dipertanggung jawabkan kerja-kerja pengawasan dalam proses pemilihan kepala daerah di halut baik itu gubernur maupun pemilihan bupati dan wakil bupati semuanya berjalan dengan baik” harapnya
Nelson menambhakan, Pemerintah Daerah bertanggung jawab untuk mendukung seluruh tahapan dan kerja-kerja Bawaslu dan penyelenggara pemilu lainnya dengan berbagai hal.
“Mari semua bergandengan tangan tetap bersatu untuk mensukseskan pemilihan kepala daerah ini dengan kerja-kerja kita sesuai dengan bidang kita masing-masing,” jelasnya.
—-
Penulis: Agus Salim Abas
Editor: Ghalim Umabaihi
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mendesak pemerintah daerah bersama DPRD…
Persistensi DPD RI atas Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan memasuki lembaran baru. Pada Kamis, 25…
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara menjerat mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, dengan pasal berlapis…
Polres Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar serangkaian kegiatan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara…
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara resmi menahan mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, usai menjalani…
Fenomena kemunculan ular piton raksasa di kawasan permukiman hingga menyerang warga saat berangkat ke kebun…