News

AJI Kecam Kekerasan terhadap Jurnalis di Musda Golkar Malut

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Ternate, mengecam dugaan tindak kekerasan terhadap jurnalis Haliyora.id, Afandi Atim, saat meliput kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD Partai Golkar Maluku Utara di Ternate.

AJI menilai, peristiwa tersebut merupakan bentuk nyata penghalangan kerja jurnalistik sekaligus kekerasan terhadap jurnalis yang tidak dapat dibenarkan.

“Peristiwa ini tidak hanya melukai korban secara fisik, tetapi juga mencederai prinsip kebebasan pers yang dijamin undang-undang,” demikian pernyataan resmi AJI Ternate, Minggu, 12 April 2026.

AJI menegaskan bahwa kerja jurnalistik dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dalam regulasi tersebut, kemerdekaan pers merupakan bagian dari kedaulatan rakyat dan unsur penting dalam kehidupan demokrasi.

Selain itu, pers memiliki hak untuk mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan informasi tanpa adanya penyensoran, serta wartawan mendapat perlindungan hukum dalam menjalankan tugasnya.

AJI juga mengingatkan, setiap pihak yang dengan sengaja menghambat atau menghalangi kerja jurnalistik dapat dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan yang berlaku.

Atas insiden tersebut, AJI Ternate menyatakan sikap tegas, di antaranya mengecam segala bentuk kekerasan dan intimidasi terhadap jurnalis, serta mendesak pihak terkait untuk melakukan investigasi secara transparan.

Selain itu, AJI juga meminta adanya jaminan keamanan bagi seluruh jurnalis dalam menjalankan tugas peliputan, terutama pada kegiatan resmi yang melibatkan pejabat publik.

AJI Ternate menegaskan, segala bentuk kekerasan terhadap jurnalis merupakan ancaman serius terhadap kebebasan pers dan hak publik untuk memperoleh informasi.

Pernyataan sikap ini disampaikan sebagai bentuk solidaritas serta komitmen dalam menjaga kebebasan pers. Pernyataan tersebut ditandatangani oleh Ketua AJI Ternate, Yunita Kaunar, dan Bidang Advokasi, Nurcholis Lamau.

redaksi

Recent Posts

Alasan Sakit saat Dipanggil Kejati Maluku Utara, Aliong Mus Justru Hadiri Acara Partai

Mantan Bupati Pulau Taliabu dua periode, Aliong Mus, tidak memenuhi panggilan tim penyidik Bidang Pidana…

2 jam ago

Jurnalis di Ternate Diduga Dapat Kekerasan di Musda Golkar

Seorang jurnalis media online Haliyora.id, Afan, diduga mendapat tindakan kekerasan saat meliput Musyawarah Daerah (Musda) Partai…

3 jam ago

Diskresi, Kompetisi, dan Kompromi: Ketika Golkar Kehilangan Nafas Demokrasi Internalnya

Oleh: Syarifuddin Usman*   KEPUTUSAN Bahlil Lahadalia memberikan diskresi kepada Alien Mus untuk kembali maju…

3 jam ago

Ada Karcis Parkir di Lokasi Morotai Fun Run, Ini Respons Pelaksana

Warga dan Peserta Morotai Fun Run di Pulau Morotai, Maluku Utara, meminta pihak pelaksana agar…

1 hari ago

Diserahkan Polisi, Kejari Halmahera Utara Tahan Bos Tambang Emas Ilegal

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Utara, Maluku Utara, langsung menahan tersangka kasus…

1 hari ago

Serahkan Berkas ke Jaksa, Polres Halut Tuntaskan Kasus Bos Tambang Emas Ilegal Haji Bolong

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Halmahera Utara resmi menuntaskan penanganan kasus dugaan Penambangan Emas Tanpa…

2 hari ago