News

Alasan Istri Melahirkan, Mantan Bupati Taliabu Kembali Abaikan Panggilan Jaksa

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara kembali melayangkan panggilan pemeriksaan kepada mantan Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Aliong Mus. Namun, untuk kedua kalinya, panggilan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Istana Daerah (Isda) Pulau Taliabu itu tak diindahkan.

Aliong Mus dipanggil terkait proyek Isda Pulau Taliabu yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2023 dengan nilai fantastis mencapai Rp17,5 miliar. Sayangnya, yang bersangkutan beralasan tidak dapat hadir karena tengah mendampingi sang istri yang sedang melahirkan.

Meski alasan tersebut disampaikan, tim penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Maluku Utara menegaskan tidak akan tinggal diam. Jika pada panggilan berikutnya Aliong Mus kembali mangkir, penyidik memastikan akan mengambil langkah tegas berupa penjemputan paksa.

Aspidsus Kejati Maluku Utara, Fajar Haryowimbuko, membenarkan pemanggilan tersebut diabaikan. Ia menegaskan bahwa pemanggilan ulang akan segera dijadwalkan dan bersifat wajib untuk dipenuhi.

“Alasannya istrinya melahirkan. Kami akan jadwalkan kembali pemeriksaan. Namun jika pada panggilan berikutnya kembali tidak dihadiri, maka akan kami lakukan penjemputan paksa,” tegas Fajar kepada wartawan, Rabu, 4 Februari 2026.

Fajar juga menambahkan, ketidakhadiran dengan alasan tertentu memang tidak serta-merta dikategorikan sebagai mangkir. Namun, penyidik tetap berpegang teguh pada ketentuan hukum yang berlaku.

“Penyidik tetap mengedepankan prosedur hukum,” tandasnya.

Dalam perkara dugaan korupsi pembangunan Istana Daerah Pulau Taliabu ini, Kejati Maluku Utara sebelumnya telah menetapkan tiga tersangka, yakni S alias Suprayitno (mantan Kepala Dinas PUPR Pulau Taliabu), MPR alias Melanton, serta Yopi Saraung selaku Komisaris PT Damai Sejahtera Membangun.

redaksi

Recent Posts

Duduk Perkara Kasus Nurjaya Ibrahim yang Berakhir di Badan Kehormatan DPRD

Perjalanan Nurjaya Hi Ibrahim di dunia politik Kota Ternate berakhir setelah Badan Kehormatan (BK) DPRD…

27 menit ago

ERT NHM Matangkan Strategi Hadapi IFRC 2026 di Timika

Tim Emergency Response Team (ERT) PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus mematangkan kesiapan menghadapi Indonesia…

1 jam ago

Tiga Tahun Perkuat Hubungan Australia-Malut, Todd Dias Akhirnya Pamit

Masa tugas Konsul-Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, berakhir setelah tiga tahun menjalankan diplomasi dan…

1 jam ago

Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara Melejit di 2026, Tertinggi di Indonesia

Ekonomi Maluku Utara kembali mencatat pertumbuhan tinggi pada 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi…

16 jam ago

Ningsi Defretes Kini Nahkodai Forum Studi Independensia

Forum Silaturahmi Independensia (FSI) memilih Ningsi Defretes sebagai Koordinator Forum Studi Independensia periode 2026-2027. Ningsi…

18 jam ago

Nyaris Bentrok Polisi Vs TNI di Pulau Morotai Jelang HUT Kemerdekaan, Ada Apa?

Ketegangan antara anggota TNI AD dari Yonif 822/Satria Magawe dan personel Polres Pulau Morotai, Maluku…

20 jam ago