Categories: News

AMPP-TOGAMMOLOKA Fasilitasi Pendidikan Nonformal di Desa-Desa Pesisir Halmahera Utara

Asosiasi Mahasiswa Pemuda Pelajar Tobelo, Galela, Malifut, Morotai, Loloda, dan Kao (AMPP-TOGAMMOLOKA) Maluku Utara kembali menggelar program pendidikan nonformal di area pesisir serta pulau-pulau kecil. Kegiatan terbaru berlangsung di Desa Roko, Kecamatan Galela Barat, Kabupaten Halmahera Utara, pada Selasa, 3 Februari 2026.

Program ini merupakan bagian dari dedikasi organisasi mahasiswa untuk meningkatkan akses belajar bagi anak-anak dan pelajar di daerah-daerah terpencil yang masih mengalami kurangnya fasilitas pendidikan formal.

Ketua AMPP-TOGAMMOLOKA Maluku Utara, Muhammad Iram Galela, mengatakan, inisiatif kegiatan ini muncul dari kesadaran kolektif mahasiswa untuk ikut serta dalam pengembangan pendidikan berbasis komunitas.

“AMPP-TOGAMMOLOKA Maluku Utara menjadi penggerak dalam gerakan pendidikan nonformal melalui organisasi. Kegiatannya sederhana namun memiliki makna yang mendalam. Kami memprioritaskan pelajar, karena mereka adalah elemen terpenting bagi kami,” kata Iram.

Ia juga menekankan bahwa pendidikan nonformal berfungsi sebagai jembatan agar anak-anak di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) tetap mendapatkan akses belajar yang dibutuhkan.

Pernyataan serupa disampaikan oleh Ketua Departemen Pendidikan AMPP-TOGAMMOLOKA Maluku Utara, Suwarno A. Djabar. Ia bilang, pendidikan adalah pijakan utama dalam membangun masa depan bagi generasi muda di Maluku Utara.

“Pendidikan memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia, terutama bagi anak-anak yang akan menjadi penerus masa depan. Melalui program ini, kami akan terus ada dan bergerak berdampingan dengan generasi muda,” tutur Suwarno.

Desa Roko menjadi lokasi baru untuk rangkaian kegiatan yang sama yang sebelumnya telah dilaksanakan di berbagai lokasi, seperti Kecamatan Kao Teluk, Kao Utara, Tobelo, Tobelo Timur, Loloda Kepulauan, dan Pulau Hiri.

Dengan konsistensi dalam gerakan ini, AMPP-TOGAMMOLOKA berharap dapat berkontribusi dalam mengurangi kesenjangan pendidikan di wilayah pesisir dan kepulauan Maluku Utara, serta memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat.

redaksi

Recent Posts

Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara Melejit di 2026, Tertinggi di Indonesia

Ekonomi Maluku Utara kembali mencatat pertumbuhan tinggi pada 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi…

15 jam ago

Ningsi Defretes Kini Nahkodai Forum Studi Independensia

Forum Silaturahmi Independensia (FSI) memilih Ningsi Defretes sebagai Koordinator Forum Studi Independensia periode 2026-2027. Ningsi…

16 jam ago

Nyaris Bentrok Polisi Vs TNI di Pulau Morotai Jelang HUT Kemerdekaan, Ada Apa?

Ketegangan antara anggota TNI AD dari Yonif 822/Satria Magawe dan personel Polres Pulau Morotai, Maluku…

19 jam ago

Ekonomi Maluku Utara Tumbuh Tinggi, Penduduk Miskin Justru Bertambah

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Maluku Utara pada triwulan kedua tahun 2026 adalah…

1 hari ago

Fahreza Ogah Tanggapi Dugaan Fraud Rp1,8 Miliar Bank Maluku Malut di Taliabu

Dugaan fraud berupa penyalahgunaan wewenang yang disebut menimbulkan kerugian sekitar Rp1,8 miliar di Bank Maluku…

1 hari ago

BPS: Penduduk Miskin di Maluku Utara Bertambah Jadi 77,85 Ribu Jiwa

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin di Provinsi Maluku Utara pada Maret 2026…

2 hari ago