Categories: News

Belanja Baju Dinas DPRD Ternate Capai 500 Juta, Sekwan: Hak Setiap Anggota

Pemerintah Kota Ternate melalui sekertariat DPRD mengalokasikan anggaran belanja baju dinas DPRD senilai Rp500 juta lebih untuk tahun 2025.

Baju dinas yang diperuntukkan bagi 30 anggota DPRD Ternate itu terdiri dari satu pasang PSH, PSR, PSL, PDH dan baju adat (sadaria dan tuala).

Sekretaris DPRD Kota Ternate, Aldy Ali mengatakan pengadaan baju dinas ini merujuk Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2023 perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

“Baju dinas itu hak anggota DPRD yang diatur dalam perundang-undangan dan daerah wajib untuk menyediakan. Seluruh Anggota DPRD di Indonesia setiap tahun dianggarkan baju dinas,” ujar Aldy saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 01 Juli 2025.

Selain pengadaan baju dinas, Aldy mengungkapkan bahwa pemerintah daerah juga wajib menyiapakan transportasi dan layanan kesehatan untuk anggota DPRD.

“Jadi ada beberapa hak yang diatur, termasuk hak medical check up atau pemeriksaan kesehatan, protokoleran, tunjangan transporatasi, dan juga hak baju dinas,” jelasnya.

Untuk efisiensi anggaran yang saat ini tengah diberlakukan melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2025 dan surat edaran Kemendagri nomor: 900/833/SJ, Aldy bilang, ini tidak mempengaruhi pengadaan anggaran baju dinas tersebut.

“Jadi efisiensi anggaran itu hanya menyasar program kegiatan yang ada sub menunya, misalnya perjalanan dinas, ATK, terus biyaya pemeliharaan yang belum bersifat urgen. Sementara baju dinas itu hak anggota DPRD,” tambahnya.

redaksi

Recent Posts

Satresnarkoba Morotai Gagalkan Peredaran 198 Gram Ganja, Satu Pelaku Diamankan

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pulau Morotai, Maluku Utara, menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja seberat…

14 jam ago

Laga Malut United vs Persis Solo Ditunda Akibat Hujan Deras

Pertandingan antara Malut United dan Persis Solo pada pekan ke-31 BRI Super League 2025–2026 terpaksa…

14 jam ago

Hardiknas dan Catatan Luka di Hutan Patani

Oleh: Alnugransyah Asri (Ketua Umum Forum Mahasiswa Pascasarjana Halmahera Tengah) TULISAN ini tidak lahir dari jarak…

15 jam ago

Seorang Polisi di Taliabu Dilaporkan Hilang, Diduga Alami Gangguan Psikologis

Seorang anggota kepolisian, Aiptu Justinus Gilbertus Matwan, yang bertugas di Polres Pulau Taliabu, Maluku Utara,…

15 jam ago

Curi Kulkas hingga Lemari, Polisi Tangkap Seorang Pemuda di Galela

Polsek Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara menangkap seorang pria berinisial NJ alias Nurman yang…

16 jam ago

Pemda Sebut Penjualan Captikus di Morotai Ilegal, Sanksi Justru Belum Jelas

Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menyatakan penjualan minuman keras tradisional jenis captikus merupakan tindakan…

1 hari ago