News

Anggaran Penataan Kawasan Kumuh di Ternate Disepakati Rp 11 Miliar

Kementerian PPN/Bappenas menyetujui usulan anggaran sebesar Rp 11 miliar untuk menata kawasan kumuh di Kasturian, Ternate Utara, Kota Ternate.

Kepala Disperkim Ternate, Muhammad Syafie, mengatakan saat ini pihaknya sedang mempersiapkan perencanaan lain, sambil menunggu pencairan anggaran di awal 2023.

“Jangan sampai tiba waktunya dokumen belum siap akhirnya perencanaan ikut terganggu,” ucap Syafie kepada cermat, Selasa (20/9).

Menurutnya, rencana penataan kawasan kumuh tersebut harus dilakukan secara bersama-sama. “Bukan hanya di pihak kami,” katanya.

“Tema dari proyek ini integrasi, jadi kami dengan PUPR dan Bappelitbangda harus satu persepsi dalam menata wilayah tersebut,” jelasnya.

Rencanannya, sehari dua Disperkim akan turun menemui warga yang bermukim di area penataan. “Informasi masyarakat ini tetap kami terima,” katanya.

Ke depan, sambung Syafie, Kasturian akan menjadi kawasan percontohan. “Jadi bukan hanya pekerjaan fisik, tapi harus ada pembinaan juga,” katanya.

“Pembinaan yang dimaksud di sini adalah membiasakan membuang sampah pada tempatnya. Intinya menjaga lingkungan sekitar,” pungkasnya.

redaksi

Recent Posts

Berpulang di Usia 68 Tahun, Ini Jejak yang Ditinggalkan Al Yasin Ali

Kabar duka datang dari Maluku Utara. Mantan Wakil Gubernur Maluku Utara, M Al Yasin Ali,…

4 jam ago

Gempa M 7,7 Guncang NTT, Berpotensi Tsunami

Gempa bumi kuat mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 15 Agustus 2026.…

5 jam ago

Demokrat Taliabu Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri Sambut HUT ke-25

Partai Demokrat Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar aksi lingkungan bertajuk Gerakan Langit Biru Indonesia…

21 jam ago

Haknya Dipenuhi, 10 Pekerja Akhiri Perselisihan dengan PT Position

Perselisihan hubungan industrial antara 10 pekerja dan PT Position di Maluku Utara resmi diselesaikan secara…

23 jam ago

BI Catat Transaksi Nontunai di Malut Terus Meluas

Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…

2 hari ago

Seorang Pemuda Halmahera Utara Hilang di Hutan Desa Sukamaju

Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…

2 hari ago