Advetorial

Bupati Bersama Sekda Haltim Buka Musrenbang Tiga Kecamatan di Wilayah Wasile

Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Wasile, Wasile Selatan, dan Wasile Timur, pada Senin, 9 Maret 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi oleh Ricky Chairul Richfat selaku Sekretaris Daerah Halmahera Timur, bersama para asisten, staf ahli bupati, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sementara itu, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) sebagai pelaksana kegiatan diwakili oleh Sekretaris BP4D, Idris Ismail.

Musrenbang ini menjadi forum penting untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan rencana pembangunan dari tingkat desa hingga kecamatan agar terintegrasi dengan program pembangunan daerah.

Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, menegaskan, Musrenbang merupakan momentum strategis bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersama-sama merumuskan arah pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi ruang bagi kita semua untuk memastikan setiap program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat bawah. Karena itu, saya berharap seluruh usulan yang disampaikan dapat diprioritaskan secara objektif dan terukur,” ujar Ubaid.

Ia juga mengingatkan agar seluruh perangkat daerah mampu menyelaraskan program kerja dengan hasil Musrenbang sehingga pembangunan di Halmahera Timur dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan yang merata di seluruh wilayah, termasuk di tiga kecamatan ini. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting agar perencanaan pembangunan benar-benar lahir dari kebutuhan riil di lapangan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat menambahkan, Musrenbang menjadi tahapan penting dalam penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD).

Menurutnya, setiap usulan yang disampaikan melalui forum Musrenbang akan diverifikasi dan diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah serta kemampuan keuangan daerah.

“Melalui Musrenbang ini kita ingin memastikan bahwa proses perencanaan pembangunan berjalan partisipatif, transparan, dan terarah. Semua usulan tentu akan dikaji secara teknis agar program yang diprioritaskan benar-benar memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Ricky.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah kecamatan, desa, dan perangkat daerah terus diperkuat sehingga setiap program pembangunan dapat terlaksana secara optimal.

redaksi

Recent Posts

Kejari Halteng Usut Dugaan Korupsi Dana COVID-19, Kepala RSUD Diperiksa

Tim penyidik Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Tengah terus mendalami kasus dugaan…

1 jam ago

Harga Pertamax di Morotai Tembus Rp16.650, Warga: Pemerintah Pusat Bunuh Torang

Kenaikan harga BBM non-subsidi yang diberlakukan pemerintah pusat mulai dirasakan masyarakat di Pulau Morotai, Maluku…

5 jam ago

Oknum Kades Woekob Dilaporkan atas Dugaan Pengeroyokan, Korban Alami Luka Berat

Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang menyeret oknum Kepala Desa Woekob, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten…

7 jam ago

Nexus Gamalama Diluncurkan, Siap Perkuat Ketangguhan Iklim Kelompok Rentan

Pemerintah Kota Ternate meluncurkan Program Nexus Gamalama sebagai upaya memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap risiko bencana…

9 jam ago

Kejari Ternate Selidiki Pembangunan Villa Lago Montana di Kawasan Lindung Danau Ngade

Tim Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate mulai melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan…

12 jam ago

Anggaran Kanal di Halmahera Timur Dinilai Sudah Sesuai Mekanisme

Polemik alokasi anggaran jaringan kanal senilai Rp40,8 miliar di Kabupaten Halmahera Timurl menjadi perhatian publik.…

18 jam ago