Graal Taliawo saaat Rapat Baleg membahas RUU Minerba, 2025. Foto: Istimewa
Kendala listrik padam tampaknya masih jadi pekerjaan rumah PLN di Maluku Utara. Meski kebutuhan energi terus meningkat seiring berkembangnya industri dan aktivitas masyarakat, infrastruktur kelistrikan dinilai belum memadai.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Maluku Utara, Graal Taliawo, menyoroti kondisi jaringan listrik yang sebagian besar telah berusia tua sehingga rawan mengalami gangguan.
Menurut ia, sejumlah perusahaan tambang di wilayah Maluku Utara sebenarnya telah menyatakan kesiapan untuk membantu menyuplai daya listrik bagi masyarakat, khususnya di kawasan seperti Lelilef, Sawai, Weibulen, Sagea hingga Gemaf.
Namun, upaya tersebut belum dapat dimaksimalkan karena infrastruktur milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) belum mampu menampung tambahan pasokan listrik tersebut.
“Masalahnya bukan pada ketersediaan daya, tetapi pada kapasitas jaringan dan gardu listrik yang sudah tua, bahkan ada yang berusia 10 hingga 20 tahun,” ujar Graal di Ternate, Senin, 09 Maret 2026.
Ia menjelaskan, kondisi jaringan yang sudah usang itu kerap memicu gangguan seperti korsleting hingga kebakaran yang berujung pada pemadaman listrik.
Padahal, kata dia, kebutuhan listrik di Maluku Utara terus meningkat, tidak hanya untuk rumah tangga tetapi juga untuk mendukung aktivitas industri yang berkembang pesat.
Karena itu, ia mendorong PLN untuk segera melakukan pemutakhiran infrastruktur kelistrikan, termasuk pembangunan gardu baru dan penguatan jaringan distribusi agar mampu menjawab kebutuhan energi masyarakat.
“Kalau infrastrukturnya tidak diperbaiki, maka potensi energi yang sebenarnya tersedia tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal,” tegasnya.
Kenaikan harga BBM non-subsidi yang diberlakukan pemerintah pusat mulai dirasakan masyarakat di Pulau Morotai, Maluku…
Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang menyeret oknum Kepala Desa Woekob, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten…
Pemerintah Kota Ternate meluncurkan Program Nexus Gamalama sebagai upaya memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap risiko bencana…
Tim Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate mulai melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan…
Polemik alokasi anggaran jaringan kanal senilai Rp40,8 miliar di Kabupaten Halmahera Timurl menjadi perhatian publik.…
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, secara resmi membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku…