News

Dana BOS Tahap Awal 2026 di Morotai Capai Rp5 Miliar Lebih

Dinas Pendidikan Pulau Morotai, Maluku Utara mencatat total Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahap pertama tahun 2026 mencapai Rp 5 miliar lebih. Dana tersebut disalurkan langsung ke sekolah penerima tanpa melalui kas daerah.

Sekretaris Dinas Pendidikan Morotai, Iwan Djindadi, menjelaskan bahwa mekanisme penyaluran Dana BOS saat ini dilakukan langsung dari Kementrian Keuangan ke Kantor Pelayanan Perbemdaharaan Negara (KPPN), kemudian ditransfer ke rekening sekolah masing-masing.

“Untuk total anggaran dana BOS di tahun 2026 tahap satu itu sebesar Rp5 miliar lebih. Penyalurannya langsung daru Kemenkeu ke KPPN lalu ke sekolah, dan sudah tidak lagi melalui kas daerah. Karena sistem ini sudah berlaku sejak 2023,” kata Iwan, Selasa, 10 Februari 2026.

Ia bilang, penyaluran Dana BOS dari pemerintah pusat pada prinsipnya tidak mengalami keterlambatan karena seluruh proses dilakukan malalui sistem berbasis data.

“Kalau dana BOS dari pusat itu tidak terlambat l, karena semuanya berbasis sistem input. Kami selalu menegaskan kepada sekolah agar data siswa, baik siswa baru maupun yang sudah tamat segera diinput,” jelasnya.

Menurutnya, keterlambatan penginputan data siswa dapat berdampak pada keterlambatan pencairan dana, dan risiko menjadi tanggung jawab sekolah. “Karena kalau terlambat diinput, maka risikonya dari sekolah sendiri,” tegasnya.

Terkait besaran Dana BOS yang diterima masing-masing sekolah, kata Iwan, Dinas Pendidikan tidak menetapkan besaran nilai persekolah, karena dana dihitung berdasarkan jumlah siswa yang terdata.

“Kami hanya menginput jumlah siswa, selanjutnya pusat yang mentranfer langsung ke sekolah sesuai data yang diterima,” tutupnya.

redaksi

Recent Posts

Balai Bahasa: Kehadiran Tambang Jadi Faktor Pergeseran Bahasa Sawai

Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…

3 jam ago

Penyebab Bahasa Sawai di Halmahera Tengah Makin Tergerus

Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…

3 jam ago

Pilkades di Pulau Taliabu Awal Desember, Pemkab Siapkan Rp2,5 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…

1 hari ago

BPN akan Lakukan Pengukuran Lahan Bandara Bobong

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…

1 hari ago

APBD Perubahan Ternate Tembus Rp988,83 Miliar

Pemerintah Kota Ternate mengusulkan Perubahan APBD 2026 dengan total pendapatan daerah sebesar Rp988,83 miliar, naik…

1 hari ago

Polisi: Tidak Ada Peluru Tajam di Aksi Protes Warga Banemo, Halteng

Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…

2 hari ago