News

Delapan Bulan Gaji Tak Dibayar, Bupati Halut Diminta Evaluasi Dirut RSUD Tobelo

Ratusan tenaga kontrak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, mengeluhkan belum menerima gaji selama delapan bulan. Akibatnya, banyak dari mereka terpaksa mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Salah satu tenaga kontrak yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa sejak awal 2024 hingga pertengahan 2025, gaji mereka belum juga dibayarkan.

“Sudah delapan bulan kami tidak menerima gaji. Dari tahun 2024 selama tiga bulan, dan di tahun 2025 ini sudah lima bulan,” ujarnya kepada cermat, Minggu, 22 Juni 2025.

Ia menuturkan bahwa mayoritas tenaga kontrak belum mendapatkan haknya, meskipun pihak rumah sakit sempat menyampaikan bahwa tanggung jawab pembayaran telah dialihkan dari Pemerintah Daerah ke manajemen RSUD.

“Dulu mereka bilang sisa gaji yang tertunda akan dibayar oleh Pemda, sedangkan sisanya oleh pihak RSUD. Tapi kenyataannya, hingga kini belum juga dibayar,” keluhnya.

Ia menambahkan, para tenaga kontrak telah beberapa kali menerima janji dari pihak rumah sakit, namun tak kunjung ada realisasi. Mereka pun mulai mempertimbangkan untuk melakukan aksi mogok kerja.

“Kami sudah sepakat, jika belum dibayar dalam waktu dekat, kami akan mogok kerja,” tegasnya.

Dirinya berharap Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara turun tangan langsung melihat kondisi ini, bahkan jika perlu mengevaluasi Direktur RSUD Tobelo dan jajaran terkait.

Sementara itu, Sekretaris RSUD Tobelo saat dikonfirmasi mengakui adanya keterlambatan pembayaran. Ia menyebut, mekanisme pembayaran tenaga kontrak saat ini masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari bupati terkait perubahan kebijakan.

“Ada mekanismenya. Kami masih menunggu SK Bupati karena ada perubahan,” ujarnya singkat.

Saat ditanya lebih lanjut soal kendala, ia menyatakan akan mengonfirmasi terlebih dahulu ke bagian yang menangani tenaga kontrak.

“Nanti sedikit lagi saya informasikan kembali,” tutupnya.

redaksi

Recent Posts

Dana BOS Tahap Awal 2026 di Morotai Capai Rp5 Miliar Lebih

Dinas Pendidikan Pulau Morotai, Maluku Utara mencatat total Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahap pertama…

36 menit ago

Munggahan dan Ruwahan: Bahasa Budaya untuk Menyambut Ramadan

Oleh: Andy Hadiyanto RAMADAN dalam ajaran Islam bukan sekadar peristiwa kalender, melainkan peristiwa spiritual yang…

55 menit ago

Pansus II DPRD Ternate Finalisasi 2 Ranperda, Atur Cadangan Pangan dan Investasi Pro-UMKM

Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kota Ternate memfinalisasi dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usulan Pemerintah…

15 jam ago

Disdik Morotai Beri Penjelasan soal Bantuan Pendidikan tak Kunjung Disalurkan

Dinas Pendidikan (Disdik) Pulau Morotai, Maluku Utara, menyampaikan penjelasan terkait sejumlah barang pengadaan berupa mobiler…

15 jam ago

Jaksa Kembali Periksa Sekda Malut, Dalami Kasus Korupsi Anggaran Mami dan WKDH

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara kembali memeriksa Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Samsuddin A.…

16 jam ago

Satgas Saber Buka Hotline Pengaduan di Malut, Awasi Harga Pangan Jelang Ramadan

Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan di Maluku Utara…

20 jam ago