News

Dilantik Jadi Kasi Pidum Kejari Halut, Dewi Janji Tak Tinggalkan Tunggakan Perkara

Dewi Athirah Akhsan resmi dilantik sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Utara pada Senin, 7 Juli 2025.

Jabatan Kasi Pidum sebelumnya mengalami kekosongan selama kurang lebih dua tahun dan hanya diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Dewi, yang sebelumnya menjabat sebagai Jaksa Fungsional di Kejari Kutai Timur, Kalimantan Timur, kini dilantik langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Utara, Muhammad Ahsan Thamrin.

“Jabatan baru tentunya membawa semangat baru. Saya berkomitmen, selama saya menjabat, tidak akan ada tunggakan perkara,” tegas Dewi saat ditemui cermat di ruang kerjanya.

Dewi menekankan pentingnya percepatan penanganan perkara yang dilimpahkan dari kepolisian. Ia menyatakan akan bekerja sesuai dengan arahan Jaksa Agung ST Burhanuddin yang menekankan agar tidak ada jaksa yang bermain-main dengan perkara.

“Yang pasti kami tidak pandang bulu. Sesuai instruksi Pak Jaksa Agung, kita dikejar oleh yang namanya deadline. Jika berkas tahap I masuk, jaksa hanya punya waktu 14 hari untuk menelaah. Itu sudah menjadi pedoman dalam penanganan perkara tindak pidana umum,” jelasnya.

Ia juga membuka ruang untuk pendekatan Restorative Justice (RJ) terhadap perkara yang memenuhi syarat, dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan dan kemanusiaan.

“Dalam menangani perkara, kita harus juga mempertimbangkan sisi humanis. Misalnya perkara pencurian dengan kerugian di bawah Rp2.500.000. Kalau kedua belah pihak sudah berdamai dan saling memaafkan, maka RJ bisa diajukan,” ungkap Dewi.

Wanita kelahiran Makassar ini berharap, dengan jabatan barunya, sinergi antara Kejari Halmahera Utara dengan Polres, Pengadilan, dan para advokat dapat semakin solid dan produktif.

redaksi

Recent Posts

Balai Bahasa: Kehadiran Tambang Jadi Faktor Pergeseran Bahasa Sawai

Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…

21 jam ago

Penyebab Bahasa Sawai di Halmahera Tengah Makin Tergerus

Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…

21 jam ago

Pilkades di Pulau Taliabu Awal Desember, Pemkab Siapkan Rp2,5 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…

2 hari ago

BPN akan Lakukan Pengukuran Lahan Bandara Bobong

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…

2 hari ago

APBD Perubahan Ternate Tembus Rp988,83 Miliar

Pemerintah Kota Ternate mengusulkan Perubahan APBD 2026 dengan total pendapatan daerah sebesar Rp988,83 miliar, naik…

2 hari ago

Polisi: Tidak Ada Peluru Tajam di Aksi Protes Warga Banemo, Halteng

Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…

3 hari ago