Jalin kerja sama pendampingan hukum Dinkes Morotai dan Kejari Morotai. Foto: Istimewa
Dinas Kesehatan Pulau Morotai, Maluku Utara, resmi melanjutkan kembali kerja sama pendampingan hukum dengan Kejaksaan Negeri (Kejari).
Kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) ini berlangsung di Aula Kantor Kejari Morotai, Selasa, 19 Maret 2024.
Dihadiri langsung oleh Kepala Kejaksaan Indra Nuatan bersama staf dan Kepala Dinas Kesehatan, dr Julius Giscard Kroons beserta beberapa stafnya.
“Tahun 2022 lalu kami sudah melakukan penandatangan MoU soal pendampingan hukum. Kini masa berlakunya selesai karena hanya dua tahun, maka kerja sama ini dilanjutkan lagi,” kata Julius.
Julius menuturkan, pelaksanaan MoU ini sejatinya punya manfaat baik yang dirasakan oleh pihaknya, hal itu lantaran pendampingan hukum melalui bidang perdata dan tata usaha negara sangat membantu kinerja Dinkes.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kejari Pulau Morotai, Indra Nuatan menjelaskan MoU pendampingan hukum ini dilakukan apabila nantinya Dinas Kesehatan dalam pelaksanaan tugasnya mengalami permasalahan terkait perkara Perdata dan Tata Usaha Negara seperti pekerjaan pembangunan atau juga kegiatan pengadaan barang dan jasa.
“Terkait hal tersebut, Dinkes dapat melakukan permohonan dalam bentuk Bantuan Hukum, Pertimbangan Hukum dan Pelayanan Hukum kepada Kejaksaan Negeri Kepulauan Morotai melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara,” tutupnya.
Upaya Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Ake Gaale akhirnya berbuah hasil—mengakhiri krisis air bersih selama 20…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara, akan meninjau lima lokasi penambangan pasir dan batuan…
Kawasan wisata Pantai Sulamadaha, Kota Ternate, resmi menjadi Kawasan Siap QRIS. Bank Indonesia (BI) Maluku…
Partai Gerindra menyatakan mematuhi keputusan badan kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate terkait pemberhentian Nurjaya Hi…
Jaksa Agung RI ST Burhanuddin resmi melantik Roberthus Melchisedek Tacoy sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara mengklaim angka kemiskinan pada Maret 2026 sebesar 5,59 persen mengalami…