Antrian panjang warga Pulau Taliabu, Maluku Utara demi mendapatkan BBM. Foto: La Ode Hizrat Kasim/cermat
Warga Rela Antri di SPBU Demi Mendapatkan BBM
Kurang lebih dua minggu di Pulau Taliabu, Maluku Utara, mengalami kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax Green 95 dan Pertalite di seluruh pengecer.
Sebelumnya, para pengecer BBM di Pulau Taliabu menjual dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) diangka Rp30.000 hingga Rp35.000, imbas dari kehabisan stok.
Akibat kelangkaan BBM itu, aktivitas masyarakat di Pulau Taliabu sedikit terhambat. Atas hal itu, masyarakat di wilayah setempat rela berantrian panjang guna mendapatkan dua jenis BBM yang dibutuhkan untuk keseharian masyarakat.
Salah satu warga Fangahu, di Pulau Taliabu, Buce mengaku rela mengantre demi mendapatkan BBM. Sebab, kesulitan BBM aktivitas kesehariannya terhambat.
“Meskipun panas-panasan, lebih baik kami antri di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mendapatkan BBM dari pada aktivitas kita dalam berusaha terhambat,” kata Buce kepada cermat, Jum’at, 30 Oktober 2026.
Selain itu, Kepala SPBU kota Bobong, Jenly Halean meminta pengguna kendaraan dapat mengantri secara tertib dan beraturan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Ia bilang, pihak SPBU di kota Bobong tetap melayani konsumen secara maksimal guna untuk mengantisipasi kelangkaan stok BBM di Pulau Taliabu.
“Kami harapkan, kedepannya masyarakat dapat menjaga ketertiban dalam proses pengisian BBM. Kemudian, dalam pengantriannya juga secara benar, sesuai jalur dan tidak membuat kemacetan bagi pengguna kendaraan lainnya,” ucapnya.
___
Penulis: La Ode Hizrat Kasim
Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara kembali memeriksa mantan Ketua Komite Olahraga…
Festival Ternate Menulis (TEMU) 2026 akan dilaksanakan pada 10-12 Desember 2026 di kawasan Benteng Oranje,…
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara, bongkar dugaan tindak pidana penyalahgunaan bahan bakar…
Koalisi Indonesia Timur untuk Transisi Energi yang Berkeadilan dan Berkelanjutan mendesak pemerintah menghentikan ekspansi tambang…
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara memastikan terus mengusut dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional…
Imran Guricci resmi memimpin Koperasi Produsen Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Cabang Provinsi Maluku Utara.…