Front Bersama Anti Korupsi Maluku Utara (FBAK Malut) aksi di depan Kejari Kota Ternate. Foto: Fahri Aufat
Front Bersama Anti Korupsi Maluku Utara (FBAK Malut) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Ternate dan Kantor Wali Kota Ternate, pada Senin, 2 Maret 2026.
Aksi yang mereka sebut sebagai “parlemen jalanan” itu menjadi ruang penyampaian aspirasi sekaligus desakan terbuka kepada aparat penegak hukum agar serius mengusut sejumlah dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Ternate.
Dalam dokumen pernyataan sikap yang ditandatangani Koordinator Aksi LPI Malut, Abdul Asis Basrah, dan Koordinator GPM Ternate, Juslan J. Hi. Latif, FBAK Malut menilai sejumlah persoalan yang mencuat belakangan ini telah mencederai tata kelola pemerintahan serta melemahkan fungsi pengawasan DPRD Kota Ternate.
Mereka menyoroti beberapa kasus dugaan korupsi yang dinilai belum ditangani secara maksimal. Karena itu, FBAK Malut mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polda Maluku Utara dan Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, agar segera meningkatkan status penanganan perkara dari tahap penyelidikan ke penyidikan, serta menetapkan tersangka apabila telah ditemukan bukti yang cukup.
Dalam pernyataan sikapnya, FBAK Malut membeberkan sejumlah poin yang menjadi perhatian, di antaranya:
“FBAK Malut menegaskan bahwa prinsip equality before the law harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Mereka menuntut profesionalisme dan transparansi aparat dalam menangani setiap laporan dugaan korupsi, tanpa tebang pilih,” tegas Koordinator Aksi LPI Malut, Abdul Asis Basrah.
Aksi ini, menurut Asis, bukan yang terakhir. “FBAK Malut memastikan akan terus mengawal proses hukum dan mendorong partisipasi publik dalam mengawasi jalannya pemerintahan di Kota Ternate, demi terciptanya tata kelola yang bersih dan akuntabel,” tandasnya.
Kenaikan harga BBM non-subsidi yang diberlakukan pemerintah pusat mulai dirasakan masyarakat di Pulau Morotai, Maluku…
Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang menyeret oknum Kepala Desa Woekob, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten…
Pemerintah Kota Ternate meluncurkan Program Nexus Gamalama sebagai upaya memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap risiko bencana…
Tim Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate mulai melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan…
Polemik alokasi anggaran jaringan kanal senilai Rp40,8 miliar di Kabupaten Halmahera Timurl menjadi perhatian publik.…
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, secara resmi membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku…