Para peserta sedang mengerjakan soal ujian. Foto: Eko Pujianto/cermat
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Maluku Utara menggelar program pelatihan kerja dan produktivitas bagi calon tenaga kerja di Kota Ternate. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi masyarakat melalui pembekalan keterampilan teknis sekaligus sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Pelatihan dengan skema Practical Office (Operator Komputer) tersebut dilaksanakan di dua lokasi berbeda. Paket 1 berlangsung di Kampus Sekolah Tinggi Teknik Atlas Nusantara (STTAR), sedangkan Paket 2 digelar di Global Science Institute (GSI) Kota Ternate.
Direktur GSI sekaligus Ketua STTAR Ternate, Dr. Abdurrahman Hi. Usman, mengatakan program tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Maluku Utara.
“Tujuannya sejalan dengan program pemerintah provinsi melalui Disnakertrans, yakni meningkatkan kompetensi dan keahlian tenaga kerja, membangun etos kerja, serta menekan angka pengangguran agar masyarakat lebih mudah terserap di dunia kerja,” ujar Abdurrahman, Jumat (8/5/2026).
Program ini diikuti sebanyak 60 peserta yang terbagi dalam dua paket pelatihan. Selama kurang lebih satu bulan, peserta mendapatkan pembelajaran intensif mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIT dengan fokus pada penguasaan operasional komputer.
Selain pelatihan, peserta juga akan mengikuti sejumlah tahapan evaluasi dan sertifikasi, di antaranya:
Abdurrahman menjelaskan, peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis komputer, tetapi juga mendapatkan materi tambahan mengenai kewirausahaan.
“Kami berharap peserta tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri. Karena itu, kami memberikan tambahan materi kewirausahaan sebagai bekal untuk berwirausaha,” katanya.
Tingginya antusiasme masyarakat terhadap program tersebut terlihat dari jumlah pendaftar yang melebihi kuota tersedia. Karena itu, Abdurrahman berharap Pemerintah Provinsi Maluku Utara dapat terus melanjutkan dan memperluas program serupa pada masa mendatang.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Maluku Utara dan jajaran Disnakertrans atas komitmen serta perhatian terhadap peningkatan kualitas SDM. Harapannya, ke depan kuota peserta dapat ditambah agar lebih banyak masyarakat merasakan manfaat program ini, terutama dalam meningkatkan pendidikan dan keterampilan di Maluku Utara,” pungkasnya.
Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate resmi memberhentikan Nurjaya Hi Ibrahim dari keanggotaan legislatif. Keputusan…
Tim Emergency Response Team (ERT) PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus mematangkan kesiapan menghadapi Indonesia…
Masa tugas Konsul-Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, berakhir setelah tiga tahun menjalankan diplomasi dan…
Ekonomi Maluku Utara kembali mencatat pertumbuhan tinggi pada 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi…
Forum Silaturahmi Independensia (FSI) memilih Ningsi Defretes sebagai Koordinator Forum Studi Independensia periode 2026-2027. Ningsi…
Ketegangan antara anggota TNI AD dari Yonif 822/Satria Magawe dan personel Polres Pulau Morotai, Maluku…