News

Gedung Utama Yayasan Al-Markaz di Morotai Mulai Dibangun

Setelah memiliki Badan Hukum, Yayasan Al-Markaz Taalimul Qur’an Maluku Utara menjalankan fungsi organisasinya dengan melakukan perencanaan pembangunan gedung utama yakni masjid Markaz Al-Qur’an di Pulau Morotai, Maluku Utara.

Ketua Pendiri Yayasan Al-Markaz sekaligus Ketua PB Relawan Wakaf Al-Qur’an Maluku Utara, Tada Hakim menyampaikan, bangunan ini akan dimanfaatkan menjadi pusat kegiatan para santri dan santriwati.

“Mesjid merupakan pusat kegiatan ummat dan instrumen pembelajar penting bagi santri/santriwati di lembaga pendidikan islam seperti pesantren, oleh karena itu Al-Markaz ingin menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan santri,” ucap Tada kepada cermat, Sabtu, 18 Agustus 2023.

Ia menyebut, dalam rencana pembangunannya, Masjid Al-Markaz dipadukan dengan ruang belajar dan laboratorium yang memiliki konstruksi dua lantai.

“Setelah perencanaan selesai kemudian dilakukan pemasangan boblank yang didahului dengam penentuan kordinat arah kiblat oleh petugas ahli dari Departemen Agama Kabupaten Pulau Morotai,” ujarnya.

Penentuan arah kiblat dan pemasangan boplank ini dihadiri Bimas Islam Department Agama Pulau Morotai Hi. Musanif Sibua, para tokoh agama, tokoh masyarakat di Kecamatan Morotai Timur serta pendiri dan pengurus yayasan.

Sementara dalam kesempatan itu, Bimas Islam Morotai, Musanif mengatakan bahwa pembangunan pusat pembelajaran keagamaan ini memang sudah dinantikan masyarakat.

“Lembaga pendidikan islam di Sangowo mulai dari MIN sampai Madrasah Aliyah sudah ada, namun masyarakat Morotai khususnya Morotai Timur sudah lama mendambakan adanya pesantren yang dapat membina anak-anak,” kata Musanif.

“Apalagi pesantren ini visinya memadukan pendidikan Al-Qur’an dengan kewirausahaan khususnya usaha di bidang pertanian dan peternakan ini perlu didukung dan ini sebenarnya menjadi rahmat bagi masyarakat muslim Morotai yang patut disyukuri,” sambungnya.

Ketua Yayasan Al-Markaz Taalimul Qur’an yang juga Ketua Relawan Wakaf Al-Qur’an Pulau Morotai Sabiin Asar optimis rencana ini dapat diwujudkan.

“Walau dengan keterbatasan yang dimiliki Yayasan Al-Markaz saat ini, namun kami yakin dengan dukungan masyarakat dan komposisi pengurus yayasan, khususnya para pendiri, pembina dan pengawas serta para donatur dan wakif dari Relawan Wakaf Al-Quran maka cita-cita mulia ini atas izin Allah bisa terlaksana,” cetusnya.

Sekadar diketahui, Pesantren Al-Markaz didirikan Oleh Relawan Wakaf Al-Qur’an Maluku Utara.


Editor: Rian Hidayat Husni

redaksi

Recent Posts

BI Catat Transaksi Nontunai di Malut Terus Meluas

Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…

22 jam ago

Seorang Pemuda Halmahera Utara Hilang di Hutan Desa Sukamaju

Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…

23 jam ago

Malut Terima Rp397,8 Miliar Dari Pusat, Berapa Jatah untuk Kabupaten/Kota?

Pemerintah pusat mengucurkan dana Rp397,8 miliar kepada Maluku Utara pada 2026. Dana yang bersumber dari…

23 jam ago

IAIN Ternate dan ICMI Malut Bersinergi Perkuat Budaya Literasi Akademik

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggandeng Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Maluku…

1 hari ago

El Nino Ancam Taliabu, Pemkab Siapkan Cadangan Air dan Satgas

Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mulai mengantisipasi ancaman kemarau panjang atau El Nino yang…

1 hari ago

Sempat Jadi Sorotan Publik, Polda Malut Hentikan Kasus Dugaan Penjualan Ore Nikel di Haltim

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara menyatakan tidak menemukan unsur tindak pidana dalam…

1 hari ago