News

Gelar Pertemuan, Graal dan Jurnalis Bincangkan Pembangunan Morotai

Anggota Komite II DPD RI R. Graal Taliawo mengakhiri rangkaian kunjungan kerjanya di Pulau Morotai, Maluku Utara, dengan menggelar pertemuan dengan sejumlah jurnalis. Pertemuan tersebut berlangsung di Mutiara In Coffee & EAT Desa Darame pada Senin, 20 Oktober 2025.

Sebelumnya, Graal telah melakukan kunjungan pengawasan ke beberapa desa di Morotai, termasuk meninjau langsung sejumlah proyek pembangunan. Dalam pertemuan dengan para wartawan, ia mengatakan bahwa agenda tersebut merupakan bagin dari tanggung jawabnya sebagai senator yang mewakili masyarakat Maluku Utara.

“Saya datang ke Morotai bukan hanya untuk serimonial, tetapi memastikan pembangunan yang berjalan dilapangan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

“Kami di komite II DPD RI memiliki fungsi pengawasan, terutama di bidang sumber daya alam, perikanan, pertanian, dan infrastruktur. Karena itu, saya harus lihat langsung bagaimana kondisinya dilapangan,” tambahnya.

Bahkan ia bilang, setiap kali melakukan kunjungan ke daerah, selalu akhiri dengan pertemuan bersama media karena menganggap peran pers sebagai bagian dari menjaga keterbukaan informasi dan menumbuhkan demokrasi yang sehat.

“Setiap kali saya turun ke daerah, saya selalu usahakan bertemu dengan wartawan. Karena demokrasi tidak akan tumbuh besar kalau tidak ada peran media. Sebab masyarakat juga tidak akan mrndapatkan informasi yang baik kalau medianya tidak tumbuh sehagt. Karena media yang kuat adalah tanda demokrasi hang sehat,”

Dalam sesi diskusi, ia juga menanggapi sejumlah pertanyaan dari wartawan terkait berbagai perosalan yang ada, mulai dari kualitas jalan nasional yang cepat rusak dan berlubang. Proyek air bersih di Desa Sopi yang mangkrak, hingga sengketa lahan antara TNI AU dengan masyarakat, serta pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan pariwisata Pulau Dodola yang belum optimal.

“Semua hal itu kami catat dan akan kami dorong agar kementrian terkait memberi perhatian serius. Dan jangan sampai proyek hanya selesai diatas kertas, tapi masyarakat yang kena imbasnya,” tutupnya.

redaksi

Recent Posts

Polisi: Tidak Ada Peluru Tajam di Aksi Protes Warga Banemo, Halteng

Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…

6 jam ago

Kapolda Malut Minta Masyarakat Tak Terprovokasi soal Pengamanan Warga di Banemo

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman meminta masyarakat tidak terprovokasi menyusul pengamanan sejumlah warga…

7 jam ago

Dishub Klaim Perbaikan 75 Titik PJU di Ternate Rampung Akhir 2026

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate memperbaiki 75 titik penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami gangguan…

9 jam ago

Lestarikan Alam, Pertamina Tanam Terumbu Karang di Laut Jambula

Upaya menjaga ekosistem laut di wilayah pesisir Kota Ternate kembali dilakukan melalui penanaman terumbu karang…

10 jam ago

OJK Malut Terima Lagi Aduan Kerugian Investasi, 12 Warga Korban

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku Utara kembali menerima pengaduan terkait dugaan investasi ilegal bernama Investasi…

10 jam ago

NHM Peduli Skrining 29 Anak dan Balita Stunting di Lima Kecamatan Halmahera Utara

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli kembali melakukan skrining kesehatan terhadap anak…

13 jam ago