News

Graal Minta Penegak Hukum Tak Main-main Tangani Kekerasan Seksual di Malut


Anggota DPD Dapil Maluku Utara Dr. R. Graal Taliawo meminta aparat penegak hukum (APH) tak main-main mengawal kasus tindak pidana kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak. Graal menilai kasus ini masuk fase darurat untuk segera ditangani.

“Kita ingin ada penegakan hukum yang tegas untuk memberikan efek jerah terhadap pelaku dan memberi perlindungan untuk korban, saya kira Maluku Utara kasus ini sudah masuk fase darurat dan ekstrem,” ucap Graal kepada wartawan di Ternate, sejak Jumat, 13 Juni 2025.

Tindakan kekerasan terhadap anak atau kepada mereka yang disebut kelompok rentan, menurut dia, perlu menjadi perhatian bersama, terutama Polri. “Kapolda Maluku Utara dan jajarannya harus melaksanakan penegakan hukum tegas di lapangan, jangan main-main, kita harus punya mindset luas terkait kasus ini,” ucapnya.

Graal mengamati kekerasan terhadap perempuan dan anak di Makuku Utara terus menunjukkan peningkatan namun penanganannya justru lamban dilakukan oleh penegak hukum.

Senator politik gagasan itu mencontohkan beberapa kasus terjadi di Halmahera Selatan. Di sana, kata dia, sejumlah anak sekolah justru jadi korban pencabulan oleh oknum gurunya sendiri. Dia pun mendesak agar institusi pendidikan mengambil langkah penyelesaian.

“Selain kepolisian, kita berharap kasus semacam ini juga jadi perhatian institusi pendidikan. Saya harap ibu gubernur dan kadis pendidikan, sebagai pengambil kebijakan, bertindak tegas. Sehingga ada penanganan dan intervensi.”

“Kemudian harus ada langkah-langkah lebih jauh agar ke depan kasus serupa tidak terjadi lagi. Ini kan kasusnya sudah berulang, artinya ada problem dalam cara kita mengelola sistem pendidikan kita. Saya minta oknum-oknum guru tersebut disanksi secara tegas,” sambungnya.

Graal menegaskan bahwa kedaruratan kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi catatan penting bagi pemerintah provinsi dengan membentuk tim dan mendampingi para korban kekerasan sehingga kasus tersebut tak berulang di masa mendatang.

redaksi

Recent Posts

Dua WNA Singapura Korban Erupsi Dukono Ditemukan, Evakuasi Masih Berlangsung

Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua korban meninggal dunia dalam operasi pencarian hari ketiga pasca…

2 jam ago

Sosiologi di Era Digital: Menjaga Jati Diri dan Kedamaian Maluku Utara

Oleh: Sonia Kemhay   ERA digital hadir hingga ke wilayah kepulauan, termasuk Maluku Utara—daerah yang…

3 jam ago

Pemkot Ternate Siapkan Pemindahan Makam Burhan Abdurrahman

Pemerintah Kota Ternate memastikan kesiapan terhadap pemindahan makam Eks Wali Kota Ternate dua periode, Burhan…

10 jam ago

Drone Polisi Deteksi Keberadaan Korban Meninggal Erupsi Dukono

Satu korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Dukono berhasil ditemukan berkat bantuan drone thermal milik…

24 jam ago

Akademisi Kritik Sikap TNI Bubarkan Pemutaran Film Pesta Babi di Ternate

Pembubaran pemutaran film dokumenter Pesta Babi oleh aparat TNI yang dipimpin langsung Komandan Kodim (Dandim)…

1 hari ago

Satu Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan Meninggal

Tim SAR gabungan akhirnya menemukan salah satu korban erupsi Gunung Dukono di area yang berdekatan…

1 hari ago