TPID Halmahera Selatan memantau langsung pasokan bahan pokok di sejumlah distributor dan pedagang. Foto: Istimewa
Harga mayoritas bahan pokok di Labuha, Halmahera Selatan, Maluku Utara jelang ramadan masih terpantau stabil.
Stabilitas harga bapok ini disampaikan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Halmahera Selatan usai melakukan operasi pemantauan harga dan ketersediaan stok di sejumlah distributor dan pedagang.
Fadjri Subhi Kambey, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA di Sekretariat Daerah (Setda) Halsel mengatakan, pihaknya melalui TPID menemukan mayoritas harga pangan masih normal.
Hanya saja dalam beberapa pekan terakhir ini, kata dia, stok beras memang sedikit berkurang, lantaran cuaca buruk sehingga pasokan dari penyedia terlambat dan mengakibatkan harga beras mengalami kenaikan.
Ia menyebut harga beras premium kisaran 17.000 hingga 19.000 per kg, sementara harga beras medium berada pada kisaran 16.000 hingga 17.000 per kg.
“Harga ini kita dapati di beberapa distributor,” jelas Fadjri kepada cermat, Sabtu, 9 Maret 2024.
Fadjri berharap ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok ini masih bertahan hingga lebaran.
“Kami berharap distributor dan pedagang jangan lagi menaikan harga selama ramadhan hingga lebaran nanti meskipun harga bahan pokok pangan terkadang fluktuatif,” pungkasnya.
Partai Demokrat Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar aksi lingkungan bertajuk Gerakan Langit Biru Indonesia…
Perselisihan hubungan industrial antara 10 pekerja dan PT Position di Maluku Utara resmi diselesaikan secara…
Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…
Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…
Pemerintah pusat mengucurkan dana Rp397,8 miliar kepada Maluku Utara pada 2026. Dana yang bersumber dari…
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggandeng Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Maluku…