Kondisi Aiptu Justinus Gilbertus Matwan saat ditemukan di area Rawa Wilayah Tamping, Pulau Taliabu, Maluku Utara. Foto: Istimewa
Seorang anggota Kepolisian, Aiptu Justinus Gilbertus Matwan, yang dilaporkan hilang selama tiga hari, akhirnya ditemukan di rawa-rawa wilayah Tamping, Pulau Taliabu, Maluku Utara, dalam kondisi selamat.
Aiptu Justinus diketahui menjabat sebagai PS Paurmin Bag SDM di Polres Pulau Taliabu. Ia diduga memiliki riwayat gangguan psikologis serta penyakit pelupa.
Kapolres Pulau Taliabu, AKBP Adnan Wahyu Kashogi melalui Kasi Humas Polres Pulau Taliabu, Iptu Riko Ibrahim, menyampaikan bahwa korban ditemukan pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 11.50 WIT.
“Korban ditemukan dalam kondisi selamat saat berada di rawa wilayah Tamping. Namun, kondisinya sangat lemah sehingga langsung dievakuasi ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Iptu Riko.
Setelah ditemukan, Aiptu Justinus segera dilarikan ke Klinik dr. Darmawati Sahafi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Sebelumnya, ia dilaporkan hilang sejak Kamis (30/4/2026) malam. Berdasarkan kronologi, ia terakhir terlihat berada di teras rumahnya hingga larut malam. Saat itu, seluruh pintu rumah dalam keadaan terkunci sehingga ia tidak dapat masuk.
Pada Jumat (1/5/2026) dini hari, sekitar pukul 01.00 hingga 05.00 WIT, ia tidak lagi terlihat di lokasi. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolres Pulau Taliabu langsung mengerahkan tim gabungan untuk melakukan pencarian, yang terdiri dari personel kepolisian, Satpol PP, serta masyarakat setempat.
Pemerintah Kota Ternate terus menggenjot pendataan kepesertaan dalam program perlindungan dan jaminan sosial. Upaya tersebut…
Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman meninjau sejumlah program pembangunan yang dianggarkan dalam APBD di…
Hujan Tak Lagi Menggamit Kota September datang dengan matahari yang panjang menjemur jalan mengeraskan tanah…
Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Pulau Taliabu, Maluku Utara giat sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum…
240 guru di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara tidak lagi melakukan aktivitas belajar mengajar. Hal…
“Ake dege moi ka fo ahu [Setetes air untuk kehidupan]” Ungkapan penuh makna di atas…