Sastra

Hujan Tak Lagi Menggamit Kota

Hujan Tak Lagi Menggamit Kota September datang dengan matahari yang panjang menjemur jalan mengeraskan tanah membuat daun-daun menyimpan hijau terakhirnya…

4 hari ago

Bupati James Salasa

Oleh: Afdhal Ruslan* Bupati James Salasa baru saja tiba di Pelabuhan Jailolo pagi itu. Dengan speedboat bertenaga kuda yang dirancang…

1 minggu ago

Demi Sesuap Puisi

Oleh: WDGafoer   “Aku binatang jalang…”. Seseorang membaca kalimat tengik itu lagi. Aduhai bujang tengil. Satu-satunya yang berharga darimu tinggal…

2 minggu ago

Tiga Sajak Rifaldi Eka Shaputra Tantu

Blues Indonesia Hari Ini Indonesia tanah air beta Tanah di mana tumpah darah Darah-darah yang bercucuran akibat penggusuran, penindasan, persekusi,…

1 bulan ago

Gapolida; Pulau Hiri, Bahasa & Mantra

Oleh: Ramdan Sahib PERTEMUAN pertama saya dengan WDGafoer tidak terjadi secara langsung, melainkan lewat remah-remah kabar di media sosial, saat…

3 bulan ago

Putri Malu-Ku

Oleh: WDGafoer  “Pulaskah tidurmu malam ini, Putri Malu-Ku?” Apakah mimpimu masih tentang aku atau kita atau bukan itu semua. Apakah…

3 bulan ago

Buku dan Kutu-Kutu Buku

Oleh: WDGafoer “Sebuah buku seharusnya menjadi sebilah kapak yang sanggup memecahkan lautan beku dalam diri kita”. Guten menyodorkan sepenggal kutipan itu…

3 bulan ago

Antoine Roquentin: Semacam Muak Artifisial

Oleh: WDGafoer   Tak ada yang luar biasa dengan hal ini, inilah kesenangan kecil dari rasa muak: ia menyebar dari…

3 bulan ago

AFO : Pohon Terakhir Mahira

Oleh: Ema Emhade* "Lenna, akhir-akhir ini ngoni tertarik foto pohon. Kenapa? Kita so jarang kaufoto. Setiap ke rumah, sama Domma…

5 bulan ago

Di Ruang Sempit Pangaji Al-Ashfiya, Teater Bersuara

*oleh Zainuddin M. Arie     “Mestinya seni dapat didayagunakan dalam dunia edukasi, bukan sekadar tontonan dan hiburan sesaat" NADA…

2 tahun ago