Pelatih Malut United Imran Nahumarury bersama perwakilan pemain Frets Butuan dalam konferensi pers. Foto: Tim Media Malut United
Imbang bukanlah hasil yang diinginkan Malut United. Laskar Kie Raha selalu berambisi meraih kemenangan di setiap pertandingan, termasuk ketika melawan tuan rumah Deltras FC dalam lanjutan 12 besar Pegadaian Liga 2 2023-2024.
Keinginan untuk selalu meraih kemenangan diutarakan coach Imran Nahumarury setelah Malut United menyelesaikan laga kontra Deltras FC dengan hasil imbang 1-1 di Stadion Gelora Deltras Sidoarjo pada Sabtu, 13 Januari 2024.
“Kami belum puas dengan hasil imbang. Target Malut United adalah menang di setiap pertandingan. Segala upaya sudah kami lakukan. Tapi, itulah sepak bola segala situasi bisa terjadi di lapangan,” kata Imran dalam konferensi pers seusai laga.
Deltras FC unggul lebih dulu berkat aksi Dwiki Mardiyanto pada menit ke-31. Lalu, Malut United menyamakan kedudukan lewat sundulan Jose Wilkson saat laga memasuki menit ke-45 menerima bola sepak pojok dari Frets Butuan.
Jose Wilkson membuka kembali keran golnya yang sempat tertutup dalam empat laga beruntun kontra Nusantara United, Persikab, Bekasi City, dan Persela. Kini, dia telah mengoleksi 4 gol dari 8 penampilan bersama Malut United.
Gol yang dicetak Wilkson merupakan shots on target ke-3 dari total 7 tembakan yang dilepaskan di babak I. Secara keseluruhan, Laskar Kier Raha memiliki 9 tembakan dengan 4 yang tepat sasaran.
Sementara, tuan rumah melepaskan total 5 tembakan dengan 3 on target. Salah satunya berhasil ditepis oleh kiper Malut United, Joko Ribowo.
Coach Imran selaku pelatih kepala Malut United mengapresiasi kerja keras para pemain yang tampil dalam laga kontra Deltras.
Selain berjuang menjalankan arahan pelatih, para pemain Malut United juga sudah berupaya keras beradaptasi dengan cuaca panas di Sidoarjo.
“Kami selalu berusaha memberikan penampilan terbaik di setiap pertandingan. Tim Malut United juga terus bekerja keras untuk menunjukkan progres di setiap laga,” ujar Frets yang berbicara dalam konferensi pers.
Pelatih Deltras, Widodo C. Putro, menyoroti kemampuan pemain Malut United menurunkan tempo permainan sehingga pasukannya gagal menemukan ritme yang diharapkan.
“Pertandingan yang sangat emosional dan sebenarnya enak ditonton. Sayang, kinerja ofisial pertandingan merugikan kedua tim,” kata Widodo.
Tambahan 1 poin dari laga kontra Deltras FC membawa Malut United naik ke posisi ketiga klasemen Grup Y. Laskar Kie Raha yang sudah mengantongi 2 poin unggul satu angka atas FC Bekasi City di peringkat ke-4.
Bekasi City turun posisi setelah takluk 1-3 dari Persela yang kini memuncaki klasemen Grup Y. Adapun Deltras FC (2 poin) menduduki peringkat ke-2 berkat keunggulan agresivitas gol atas Malut United.
Setelah merampungkan laga tandang kontra Deltras, Alwi Slamat dkk. langsung memindahkan fokus kepada pertandingan selanjutnya. Sesuai jadwal yang telah disusun, Malut United setelah ini akan melanjutkan perjuangan ke markas FC Bekasi City.
“Hasil laga melawan Deltras menjadi evaluasi. Ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki seperti finishing agar lebih baik saat melawan Bekasi City,” kata Imran.
“Malut United selalu punya keyakinan untuk meraih kemenangan. Mudah-mudahan dengan kerja keras yang kami punya, keyakinan itu bisa terwujud,” tutur Frets.
Laga FC Bekasi City vs Malut United dijadwalkan berlangsung di Stadion Singaperbangsa, Karawang, pada 18 Januari 2024 pukul 15.00 WIB. Pada hari yang sama juga akan tersaji pertandingan lain di Grup Y, yakni Deltras FC vs Persela Lamongan. (RLS)
—–
Editor: Ghalim Umabaihi
Sebanyak 80 penyandang disabilitas di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, akan menjalani asesmen oleh Kementerian…
Sebanyak 1.360 atlet dan ofisial dari 10 kabupaten atau kota dipastikan ambil bagian dalam Pekan…
PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) memperkuat kapasitas tim tanggap daruratnya dengan membekali personel Emergency Response…
Oleh: Budhy Nurgianto Penikmat SepakBola Dari Kaki Gamalama Handphone saya berdering pada Minggu pagi tadi,…
SSB Gamalama Sinar Utara (GSU) mengawali kiprahnya di Turnamen Piala Dunia Anak Indonesia dengan kemenangan…
Dugaan kasus korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Pohea, Sanana Utara,…