Aspidum Kejati Maluku Utara, Saiful Bahri. Foto: Istimewa
Asisten Bidang Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Tinggi, Maluku Utara, Saiful Bahri mengingatkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Peringatan itu disampaikan setelah berita oknum jaksa di Kejaksaan Negeri Batubara, Sumatera Utara, diduga melakukan pemerasan terhadap orang tua terdakwa kasus narkotika ramai di jagat maya.
Saiful minta JPU di Maluku Utara untuk mempedomani SOP dan menjaga kewibawaan jaksa dan institusi.
“Jaga nama baik institusi maupun keluarga dengan tetap tegak lurus menangani perkara sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang ada,” jelas Saiful di ruang kerjanya, Selasa, 16 Mei 2023.
Saiful menegaskan untuk tak main-main dengan perkara, karena sudah banyak sanksi yang diberikan pimpinan terhadap jaksa yang terbukti bersalah.
“Jika ada akan diperiksa di bagian pengawasan, kemudian diberikan sanksi. Ada sanksi berat dan ringan sesuai kesalahan yang dibuat,” tegasnya.
Saiful bilang, selama bertugas di Kejati Maluku Utara sebagai Aspidum, belum ditemukan oknum jaksa yang melakukan praktik tersebut.
“Alhamdulillah, sejauh ini belum saya temukan seperti itu. Saya terus mengajak untuk para jaksa untuk tidak berbuat hal-hal di luar SOP,” pungkasnya.
——–
Penulis: Samsul Laijou
Editor: Ghalim Umabaihi
Imran Guricci, pengusaha muda Maluku Utara terpilih kembali secara aklamasi memimpin Dewan Pimpinan Wilayah Maluku…
Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan melalui pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR),…
PT Mining Abadi Indonesia (MAI) yang beroperasi di Desa Sagea, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera…
Banjir yang menggenangi ruas jalan nasional Maba–Buli memantik reaksi cepat Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur. Sekretaris…
Persib Bandung sukses mengamankan tiga poin setelah menaklukkan Malut United dengan skor 2-0 pada laga…
Morotai English Center (MEC) menggelar Sharing Session bersama mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di…