Komunitas Jurnalis Hukum dan Kriminal (Hukrim) Maluku Utara bakal menggelar deklarasi Pilkada damai yang dipusatkan di Kota Ternate.
Deklarasi bertajuk “Jurnalis Bersuara Wujudkan Pilkada 2024 yang Damai” ini diselenggarakan di Taman Nukila, Minggu, 18 Agustus 2024 mendatang.
Ketua Panitia Ridwan Hasan mengatakan, deklarasi tersebut merupakan bentuk nyata dari kalangan wartawan agar ikut menjaga sekaligus mengawal pelaksanaan Pilkada di Maluku Utara dapat terlaksana dengan baik.
“Pilkada merupakan tanggung jawab kita bersama, termasuk wartawan untuk ikut mengawal dan menyukseskan pelaksanaannya tanpa ada gangguan pihak manapun,” kata dia, Rabu 14 Agustus 2024.
Ridwan menyebut Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) di Maluku Utara dari Bawaslu RI mencatat bahwa Maluku Utara berada di posisi ketiga provinsi paling rawan setelah Sulawesi Utara dan Jakarta.
“Untuk itu dengan adanya deklarasi ini bisa mencegah atau menurunkan IKP tersebut,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Panitia, Zulham Walararo, menambahkan kegiatan deklarasi damai yang digagas pers Hukrim akan dilaksanakan pada, Minggu 18 Agustus 2024 sebelum proses pendaftaran bakal calon.
Pembacaan dan penandatangan petisi deklarasi damai oleh wartawan di Maluku Utara tersebut akan disaksikan langsung Pj. Gubernur Maluku Utara, Kapolda, Danrem, Kabinda dan Forkompimda Provinsi dan Kota Ternate serta Tidore.
“Pembacaan deklarasi sekaligus penandatanganan petisi yang menjadi komitmen kita, pada pelaksanaan Pilkada, panitia juga akan membagi ratusan kaos sekaligus pelepasan balon gas yang membawa pesan damai di Pilkada 2024,” pungkasnya.
Kabar duka datang dari Maluku Utara. Mantan Wakil Gubernur Maluku Utara, M Al Yasin Ali,…
Gempa bumi kuat mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 15 Agustus 2026.…
Partai Demokrat Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar aksi lingkungan bertajuk Gerakan Langit Biru Indonesia…
Perselisihan hubungan industrial antara 10 pekerja dan PT Position di Maluku Utara resmi diselesaikan secara…
Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…
Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…